350 Karyawan Kontrak di RSUD Cikalongwetan Dua Bulan Belum Gajian

NGAMPRAH– Tenaga medis yang berstatus sebagai karyawan kontrak di RSUD Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat ( KBB) mulai resah saat ini. Bagaimana tidak, mereka sudah dua bulan ini belum menerima gaji. “Ia kami belum menerima gaji selama dua bulan. Ketika kami tanya kepada keuangan di kami katanya dari dinasnya belum ada,” ujar salah seorang karyawan di sana yang namanya minta tidak disebutkan kepada redaksi, Rabu (15/7/2020).

Dirinya bersama sekitar 350 karyawan lainnya pun turut mempertanyakan masalah itu kepada pihak rumah sakit. Namun katanya, masalah itu dimungkinkan juga gara-gara para karyawan yang merasa keberatan untuk membayar parkir kendaraan di lingkungan rumah sakit. “Ia kami memang merasa keberatan soal parkir yang harus bayar. Tapi apakah mungkin berimbas kepada gaji kami,” sebutnya.

Menurutnya, gaji di karyawan kontrak di RSUD lain seperti Lembang dan Cililin lancar tanpa ada hambatan, termasuk juga karyawan medis kontrak yang ditempatkan di puskesmas. “Kabar itu dapat dari rekan yang ada di RSUD lain juga puskesmas gajinya lancar,” tuturnya.

Besaran gaji yang mereka terima bervariatif setiap bulannya dikisaran Rp 2 juta hingga Rp 2.700.000 tergantung bagian. RSUD Cikalongwetan merupakan tipe D sebagai RSUD yang menyandang predikat bintang 4 akreditasi.

Direktur Utama RSUD Cikalongwetan, Dr Ridwan Abdullah Putra membenarkan karyawan kontrak selama dua bulan menerima gaji. “By proses kang. Maaf saya sedang oprasi nih,” katanya ketika dihubungi redaksi. ***


Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *