441 Kaum Difabel, 318 Nyoblos

Kaum Difabel Melakukan Pencoblosan

CIMAHI  – Jumlah pemilih penyandang disabilitas di Kota Cimahi mencapai 441 orang. Namun, pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur kali ini, tercatat sebanyak 318 kaum difabel yang menyalurkan hak pilihnya. Sementara untuk sisanya 123 orang tidak menyalurkan hak suaranya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Cimahi Handi Dananjaya mengatakan, Masih adanya pemilih difabel yang tidak menyalurkan suaranya tersebut, kemungkinan ada yang sudah pindah domisili dari Cimahi. Kendati demikian, menurut dia, pemilih khusus penyandang disabilitas kali ini sebetulnya terbilang baik. Hanya sekitar 29% kaum berkebutuhan khusus yang tidak berpartisipasi dalam Pilgub Jabar 2018.

“Tapi bukan berarti kami puas dengan capaian ini. Tentunya partisipasi pemilih di Cimahi harus terus ditingkatkan,” kata Handi, Jumat (6/7/2018).

Dikatakan Handi, khusus pemilih disabilitas, jauh hari sebelum pelaksanaan Pilgub Jawa Barat 2018, pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan organisasi disabilitas di Kota Cimahi. Untuk ke depan, terutama pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, kerja sama dalam hal sosialisasi harus lebih ditingkatkan lagi. Misalnya, melakukan simulasi pencoblosan untuk difabel  menggunakan surat suara khusus.

“Insya Alloh kebutuhan penyandang disabilitas dalam pencoblosan akan difasilitasi,” tuturnya.

Pada tahun politik 2019 nanti, Handi optimis pasrtisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya akan semakin meningkat. Kuncinya, kata dia, KPU harus melakukan sosialisasi yang lebih masif lagi.

“Sosialisasi khusunya Pileg, Pilpres harus lebih dtingkatkan. (Dan mencarikan) model sosialisasi yang seperti apa yang bisa masyarakat betul-betul merasakan adanya pemilu,” pungkasnya. (wie)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *