Ragam Terkini

6.314 KK Terdampak Banjir Garut, BKSS Jawa Barat Salurkan Bantuan

RAGAM DAERAH– Banjir bandang menerjang 14 kecamatan di Kabupaten Garut Jawa Barat. Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menyampaikan sebanyak 6.314 kepala keluarga (KK) atau 19.546 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Garut melanda 90 desa/kelurahan tersebar di 14 kecamatan dengan daerah terdampak banjir dan longsor tercatat 137 titik.

Kejadian itu, Dewan Pimpinan Daerah lX Baladhika Karya Satuan Serbaguna (BKSS) Jawa Barat menyalurkan ratusan dus air minum mineral serta beras, mie instan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Garut di Haur Panggung Cimacan.

“Untuk bantuan yang lainya kami akan koordinasi kan dengan intansi terkait,” kata Ketua BKKS Provinsi Jabar, Anwar Ali Mar’ie didampingi Sekretaris, Asep Syaepudin di Lokasi Banjir, Rabu (20/07/2022).

Bantuan yang disalurkan, Anwar Ali
berharap dapat bermanfaat dan membantu pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak banjir bandang.

“Kita semua berdoa dan berharap agar warga yang terdampak sabar dan tabah atas musibah yang menimpa,” katanya.

Nia Kurniawan warga Kampung Sudika Indah, Desa Haurpanggung mengaku terbantu dengan adanya aksi sosial dari BKSS Jawa Barat ini.

“Kami ucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan ini semoga bantuan dari BKSS Provinsi Jawa Barat dibalas Allah SWT,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Garut, menyatakan luapan dua sungai besar di dua wilayah Garut, menjadi salah satu penyebab banjir bandang, Jumat (15/7/2022) pekan lalu.

“Yang paling utama penyebab bencana pada hari (malam) Sabtu kemarin itu adalah Sungai Cimanuk, kemudian Sungai Cikandang ini menyebabkan banjir di daerah Cikajang,” ujar Wabup Garut Helmi Budiman, saat menerima kunjungan kerja Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (19/7/2022).

Menurutnya, luapan lima anak sungai Cimanuk, termasuk sungai Cikandang di wilayah Cikajang, menjadi salah satu pemicu musibah banjir bandang yang terjadi menjelang akhir pekan lalu.

Dalam catatannya, luberan debit air dari Sungai Ciwalen, Sungai Cipeujeuh dan Sungai Cikendi di wilayah Kecamatan Garut Kota, diduga menjadi faktor utama musibah banjir itu. “Semuanya meluap,” kata dia.

Akibatnya, ratusan rumah ikut teredam di beberapa wilayah yang dialiri ketiga anak sungai Cimanuk, termasuk luapan sungai utama Cimanuk yang melintasi banyak kecamatan. **

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top