ADA APA DENGAN KPKBB

Oleh Djamu Kertabudi

DARI SEJAK awal Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPKBB) telah membangun komitmen bahwa tahap pertama berjuang membentuk KBB sebagai Daerah Otonom baru, dan tahap kedua mengawal penyelenggaraan pemerintahan Daerah. Dalam proses pengawalan sebagai peran yang dimainkan KPKBB selama ini selalu menggunakan pola “senyap”.

Artinya masukan dan kritik terhadap penyelenggara pemerintahan Daerah baik kepada Bupati beserta perangkat Daerahnya maupun DPRD selalu melalui saluran normatif. Tidak di publish ke media. Sehingga di mata publik tidak tampak menunjukan eksistensinya. Namun baru2 ini saya sedikit tertegun, melihat video yang mulai viral, tampak dalam suasana rapat internal KPKBB, sosok pimpinannya H. Zaenal Abidin dengan nada berapi-api didepan anggota lainnya menyuarakan kekecewaannya terhadap perilaku dan perlakuan perangkap Pemda KBB terhadap kondisi kekinian khususnya terhadap eksistensi lembaga KPKBB ini.

Bupati, AA Umbara yang dikenal sebagai politikus ulung, yang memang peran kepemimpinannya sarat beraroma politik ini, sudah barang tentu tahu apa yang harus dilakukannya untuk menjaga hubungan baik kedua institusi ini. Saya sebagai saksi hidup, tahu persis bagaimana perjuangan KPKBB sebagai pelopor dan penggerak masyarakat dalam proses pembentukan KBB ini.

Dipandang perlu mendapat apresiasi optimal dari pihak penguasa. Terutama dalam memposisikan lembaga ini secara legal formal sebagai Mitra Pemda KBB dalam rangka membangun KBB untuk tetap konsisten sesuai dengan tujuan pemekaran itu sendiri. Wassalam.

Djamu Kerta Budhi Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Nurtanio.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *