NgamprahPolitikRagam Terkini

Aduh..! Puskesmas Cimareme Belum Siap Layani Persalinan

NGAMPARAH– Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi kendala Puskesmas Cimareme menerima pasien rawat inap. Selain itu, Puskesmas Cimareme belum siap menerima persalinan yang menjadi program pemerintah. Hal tersebut disampaikan Kepala Puskesmas Cimareme, drg Roekmini Ambarwati di hadapan Komisi IV DPRD KBB saat kunjungan kerja Komisi IV, Kamis (31/10/2019). “Persyaratan jika tiap puskesmas harus mampu menerima persalinan, kami tidak bisa karena keterbatasan sarana dan prasarana dan ruangan,” ungkapnya.

Roekmini juga menyampaikan belum siap dengan pelayanan kesehatan 1×24 jam jika sarana dan prasarannya belum memadai. “Jika ada pasien asma misalnya, kita alatnya punya tapi obatnya enggak ada, jika ada obatnya tapi itu dibatasi,” sebutnya.

Program Rujuk Balik (PRB) sempat dipertanyakan Ketua Komisi IV DPRD KBB, Bagja Setiawan. Roekmini mengatakan, tidak melakukan rawatan terhadap pasien tersebut. Pihaknya hanya melakukan pemeriksaan dan senam bersama. “Obatnya juga standar yang ada di puskesmas. Jika pasien itu PRB (kronis) seharusnya berobatnya di rumah sakit terus kembali ke puskesmas. Tapi BPJS sudah bermitra dengan apotik di luar. Jadi pasien PRB dikembalikan ke puskesmas tidak mengambil obat karena obatnya tidak ada,” ungkapnya.

Tenaga kerja kontrak (TKK) Puskesmas Cimareme juga dipertanyakan Komisi IV. Apakah TKK Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau bukan? “Kita pegawai ada 40 orang dan 10 orang bukan TKK JKN namun APBD,” tandasnya. ***

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close