Anjing Pelacak Mengendus Korban Longsor Bonjot

EVAKUASI: Petugas saat melakukan evakuasi korban longsor Bonjot Sindangkerta KBB.

NGAMPRAH- Kodim 0609 Kabupaten Bandung/Cimahi akan menurunkan alat berat ke lokasi longsor di Kampung Bonjot, RT 3 RW 11, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, untuk memudahkan pencarian terhadap satu korban Damah,41 yang sampai saat ini belum ditemukan. “Saya sudah menghubungi untuk mendatangkan alat berat dan Insya Allah besok (hari ini,red) sudah bisa datang untuk memudahkan pencarian korban,” kata Dandim 0609 Kabupaten Bandung/Cimahi, Letkol Arh, Andre Wira Kurniawan usai meninjau lokasi longsor, Kamis (7/3/2107).

Menurut dia, bila tidak menggunakan alat berat, pencarian cukup sulit mengingat lokasi longsor yang cukup luas. Dengan adanya alat berat, diharapkan pencarian lebih mudah dan cepat. “Upaya kita dari TNI bekerjasama dengan Polda Jabar terus melakukan pencarian. Bahkan, tadi juga sudah diturunkan 2 anjing pelacak untuk mencari korban. Anjing pelacak sudah berputar-putar yang difokuskan di lokasi dapur karena sesuai informasi dari saksi korban terakhir berada di dapur,” katanya.

Selain mendatangkan alat berat, ujar dia, pihaknya juga bakal menerjunkan jumlah personel lebih banyak untuk melakukan pencarian terhadap korban yang tertimbun longsor. Petugas gabungan dari TNI/Polri, Basarnas, BPBD yang akan diterjunkan pada Kamis (8/3) mencapai 165 personel. “Petugas gabungan akan diterjunkan lebih banyak bersamaan akan diturunkannya alat berat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Dicky Maulana menambahkan, untuk pencarian korban longsor di hari ketiga dihentikan pada pukul 14.30 WIB lantaran hujan kembali turun. “Karena hujan, kami hentikan lebih awal,” katanya. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *