APBD 2020 Terkuras COVID-19, Pemda Jangan Boros

LEMBANG– DPRD KBB meminta Pemda KBB menghemat anggaran di perubahan APBD 2020 ini. Hal tersebut terungkap dalam pandangan tiap fraksi dalam rapat paripurna DPRD KBB dalam rangka pendangan umum fraksi-fraksi terhadap raperda tentang Perubahan APBD 2020 Hotel Novena, Senin (28/9/2020).

Penghematan anggaran mesti dilakukan lantaran APBD 2020 terkuras oleh Pendemi COVID-19.

Sementara pendapatan daerah 2020 Rp 2, 7 triliun, PAD Rp 418 miliar, dana perimbangan Rp 1,5 triliun, lain-lain Rp 8,3 miliar, belanja tidak langsung Rp 1,7 triliun, belanja langsung Rp 1,5 triliun.
Anggaran tersebut sebagian besar dialihkan untuk penangan COVID-19.

“Maka dari itu pemda harus bisa berhemat belanja daerah yang logis dan rasional,” kata Hilman Anggota DPRD KBB mewakili pandangan seluruh fraksi.

Dewan juga minta pelayanan dasar masyarakat juga kebutuhan masyarakat mesti diutamakan dalam perubahan APBD ini.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan, pos pendapatan asli daerah (PAD) maupun pos dana perimbangan terjadi penurunan di APBD 2020.

Orang nomor satu di KBB ini pun menyebutkan, untuk merealisasikan sejumlah program pembangunan di KBB perlu diimbangi dengan kemampuan pendapatan daerah. “Untuk itu kami akan menggali sumber-sumber pendapatan daerah dalam rangka meningkatan pendapatan asli daerah yang tidak membani masyarakat,” kata bupati. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *