Bandung BaratPadalarangPolitikRagam Terkini

ASN KBB Tertangkap Basah Keliaran di Deklarasi Paslon

PADALARANG- Kendati sudah ada larangan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti kegiatan pasangan bakal calon (Paslon) bupati/wakil bupati KBB di Pilkada kali ini, namun masih ada saja ASN Pemkab Bandung Barat yang membandel.

Pantauan redaksi, mereka diam-diam datang dalam deklarasi tiga pasangan bakal calon bupati, baik di pasangan Elin Suharliah-Maman S Sunjaya, Aa Umbara-Hengky Kurniawan maupun Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati pada Rabu (10/1/2018). ASN yang hadir dalam deklrasi tersbut baik dari kalangan pejabat kepala dinas, sekretris dinas, kepala seksi, kepala bidang, staf biasa bahkan tenaga honor yang ikut-ikutan jadi tim sukses.

Mereka yang terpergok wartawan berlasan hanya kebetulan saja lewat sambil berlalu pergi.

Menanggapi itu, Ketua Pusat Kajian Politik Ekonomi dan Pembangunan (Puspokoletbang), Kholid Nurjamil mengatakan, netrallitas ASN dalam pilkada tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. “Silakan buka di PP tersebut. Jangankan mengantarkan calon, nge-like status di medsos aja tidak boleh,” kata Khilid, Kamis (11/1/2018).

Apalagi, kata Kholid, masing-masing calon yang maju di pilkada KBB mempunyai kekuatan di birokrasi. Baik Elin-Maman yang merupakan istri dari bupati dan Maman S Sunjaya sebagai pembina ASN rawan terhadap mobilisasi ASN. Begitu juga dengan Doddy-Pupu.

Pupu yang merupakan kepala dinas kesehatan KBB juga rawan melakukan mobilisasi massa ASN pendukungnya juga Aa Umbara sebagai Ketua DPRD juga mempunyai masa pendukung dari ASN. “Ini yang mesti diawasi bersama oleh seluruh element masyarakat. Kalau ada yang terlibat laporkan segera kepada komisi ASN,” sebutnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bandung Barat, Asep Hikayat mengaku siap memproses ASN KBB yang terlibat dalam pilkada mendukungan paslon. “Silakan saja adukan ke bupati kalo memang ada temuan ASN yang ikut mengantarkan paslon saat deklarasi,” tegas Asep. Pihaknya memilih diam ketika ada salah satu pejabat KBB yang disebutkan redaksi nampak saat deklarasi paslon di Kota Baruparahyangan. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close