Bagian Aset KBB Didesak Tuntaskan Masalah PDAM Tirtarahardja

Ketua Komisi IV DPRD KBB Ida Widianingsih bersama warga saat mendatangi Kantor PDAM Tirtaraharja di Cileutik Cimahi Utara, Sabtu (23/9/2017).

PADALARANG- Ketua Komisi IV DPRD KBB, Ida Widianingsih mengakui, masalah aset PDAM Tirtaraharja saat ini masih berpolemik. Belum ada titik temu antara tiga pemerintah daerah, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.

“Padahal kita sudah minta duduk bersama tiga pemerintah daerah tersebut yang difaslitasi oleh Pemrov Jabar namun itu tadi, tidak ada titik temu,” kata Ida di Cisarua, Sabtu (23/9/2017).

Aset PDAM tersebut sampai saat ini masih dikuasai oleh Kabupaten Bandung. Padahal, pemasok sumber mata air untuk ribuan warga baik KBB maupun Kota Cimahi, berasal dari sumber mata air Cijangel Kecamatan Cisarua KBB. “Dan memang kantor pusatnya berada di Kota Cimahi, namun sejak pemekaran KBB 2007 belum tuntas penyerahan asetnya, dan pendapatan asli daerah untuk KBB pun tidak jelas,” sebut Ida.

Sementara itu, Ketua LSM Geram KBB, Deccky David Karwur mendesak penyerahan aset PDAM Tirtaraharja segera dilakukan. “Ini merupakan tugas bagian aset KBB, saya minta harus segera tuntas,” sebut Deccky.

Masalah ini juga salah satu ganjalan KBB gagal memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian dari BPK RI. “Yang herannya kenapa Kabupaten Bandung bisa mendapat WTP sementara masalah aset Bandung Barat masih banyak yang belum terselesaikan, dan sumber masalahnya dari Kabupaten Bandung,” katanya.

Penilaian ini menurut Deccky tidak objektif. “Seharusnya kalo Kabupaten Bandung mendapat WTP, ya Bandung Barat juga donk harus mendapat WTP,” tandasnya. (wie)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *