Berawal dari Buku, Petani Asal Cihampelas Ini Produksi Padinya Meningkat Drastis

PRESTASI: Haji Ae petani asal Cihampelas KBB saat diundang dalam lokakarya tingkat nasional di Kuta Bali baru-baru ini.

CIHAMPELAS- Pepatah buku gudangnya ilmu menjadi inspirasi Haji Ae Mahmud, 72, Ketua Kelompok Tani dari Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ae mampu meningkatkan produksi padinya dari 500 kuintal menjadi 700 kuintal sekali melakukan penen.

Selidik punya selidik, Ae mendapat ilmu itu dari buku yang dipinjamnya di perpustakaan desa yang merupakan binaan dari Dinas Kearsiapan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung Barat. “Awalnya Abah tanya-tanya bagaimana cara meningkatkan produksi padi, dikasih pinham bukunya sambil dibimbing dari orang perpustakaan desa,” ujar Ae ditemui disela kegiatan di Dinas Kerasipan dan Perpustakaan Daerah KBB, Senin (16/4/2018).

Buka itu merupakan formula cara membuat pupuk cair berbahan keong mas, air kelapa, dan gula aren. Bahan-bahanya pun memanfaatkan limbah wajit produksi para perajin wajit di Cililin. “Saya hanya memanfaatkan limbah wajit dan alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan produksi padi saya naik menjadi 700 kuintal,” katanya.

Kesuksesan bisa meningkatkan produksi padi itu, hingga akhirnya Ae diundang menjadi salah satu peserta di loka karya tingkat Nasional di Bali. Dia pun diberi kesempatan untuk berbicara buah keberhasilannya tersebut.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, Euis Suryati mengatakan, Haji Ae merupakan salah satu petani penerima manfaat perpustakaan hingga produksi padinya bisa meningkat. “Alhamdulilah, saya berharap dengan tes timoni ini bisa meningkatkan minat baca di masyarakat menjadi bisa meningkat,” kata Euis. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *