HukumPadalarangRagam Terkini

Besok, Pelaku Penamparan Petugas SPBU Caringin Bakal Datang ke Polsek Padalarang

PADALARANG– Kasus penamparan petugas SPBU Caringin, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) oleh seorang pria saat ini ditangani Polsek Padalarang.

Bahkan pelaku dikabarkan Jumat (5/6/2020) bakal mendatangi Polsek Padalarang.

Kasus itu, terekam video CCTV menunjukkan aksi tak terpuji seorang pengendara motor yang diduga melakukan penamparan pada petugas SPBU Jalan Caringin, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dalam rekaman video berdurasi 1 menit yang viral di media sosial Instagram Seputar Desa KBB itu menunjukkan pengendara motor besar berwarna putih mengenakan jaket hijau stabilo menyentuh bagian kepala perempuan operator pengisian bahan bakar.

Saat dikonfirmasi, Kanit Serse Polsek Padalarang Ipda Ecep Karniman membenarkan kejadian tersebut. Saat ini korban berinisial MN (20) baru membuat laporan ke pihak kepolisian.

“Betul ada kejadian dugaan penamparan menjurus penganiayaan ringan. Saat ini korban baru membuat laporan ke pihak kepolisian. Kami sudah melakukan pemeriksaan korban dan saksi,” ungkap Ecep saat ditemui di Mapolsek Padalarang, Kamis (4/6/2020).

Kronologis dugaan penamparan yang terjadi pada Rabu (3/6) sekitar pukul 19.15 WIB itu berawal dari pelaku yang menyerobot antrean kendaraan di SPBU. Korban kemudian meminta pelaku untuk ikut mengantre.

“Pelaku ini tidak sabar dan menyerobot antrean, dia bilang sudah izin temannya. Tapi tetap diminta mengantre oleh korban, akhirnya pelaku memilih mundur tapi dengan sedikit marah juga,” katanya.

Setelah tiba giliran pelaku mengisi bahan bakar senilai Rp 50 ribu, saat itulah pelaku terlihat mengibaskan tangannya ke bagian kepala korban. Namun berdasarkan pengakuan korban, memang kibasan tangan pelaku hanya mengenai bagian kerudungnya.

“Jadi tidak ada penamparan atau kontak fisik lainnya, hanya sekadar mengibaskan tangan saja ke bagian kepala itupun cuma ke bagian kerudungnya saja. Itu langsung korban yang mengaku pada kami,” terangnya.

Pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman kasus tersebut dengan mengidentifikasi terduga pelaku dan daerah asalnya. “Saat ini masih melakukan pendalaman, mengidentifikasi pelakunya siapa dan asalnya dari mana,” tandasnya. ***

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close