Bibitnya Gratis dari Disnakertrans KBB, Kacang Edamame Siap Dibeli Rp 10 ribu/Kg

NGAMPRAH– Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertans) Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah mempersiapakan lahan seluas 1 heltare untuk menanam kacang edamame yang merupakan kacang Jepang.

Namun keperluan memenuhi pasar ekspor, memerlukan lahan setidaknya 37 hektare. Disnker pun menggaet masyarakat yang memiliki lahan untuk diberi pelatihan juga bibit kacang edamame yang diterima oleh eksportir asal KBB Rp 10 ribu/kg.

“Jadi jangan khawatir karena pasarannya sudah jelas dan ada yang menampung,” kata Kadisnakertrans KBB, Iing Solihin, Senin (14/9/2020) disela kegiatan pembukaan lahan untuk menanam kacang edamame di Komplek Pemda KBB.

Rencana menanam kacang edamame Disnakertrans akan bekerjasama dengan 192 pondok pesantren di KBB. “Para santri nanti kita kasih pelatihan cara menanamnya. Itu kami lakukan secara bertahap,” tuturnya.

Program “Ketahanan Ekonomi” yang dicetuskan oleh Kementrian Tenaga Kerja (Kemenaker) malalui padat karya produksi, ditandai dengan pembukaan lahan seluas 1 hektera dipusatkan di sekitaran Komplek Pemda KBB.

“Program ini merupakan wirausaha baru berkelanjutan untuk di didik dan dilatih merupakan progran kemenaker melalui badan pelatihan ketenagakerjaan,” kata Iing.

Setiap petani yang mempunyai luas lahan 1 hektare akan dikasih bibit kacang edemame 60 kg dan setiap panen bisa menghasilkan 8 ton.

Tak perlu pusing memasarkan, lantaran sudah ada eksportir yang siap membelinya dengan harga Rp 10 ribu%kg. Jika Anda tertarik berwirausaha baru dengan menanam kacang edamame, bisa langsung datang ke dianakerstrans KBB.

Seperti diketahui, kacamg edamame merupakan kacang kesehatan untuk menjaga kesehatan jantung, mencegah diabetes, menurunkan berat badan, menurunkan risiko kanker, mencegah masalah syaraf, menambah tenaga, dan mengatasi masalah gejala monopouse. ***




Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *