Pendidikan

“Birokrat KBB Saling Lempar”

NGAMPRAH-Mahasiswa PGMI UIN yang menunggu program beasiswa dari Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) nampaknya harus bersabar.

Audiensi antara pihak UIN, mahasiswa dan Pemda KBB berhasil terlaksana tapi tidak ada titik terang. Audiensi melalui zoom meeting pada Jum’at (25/02/2022), Pemda KBB mengundang mahasiswa, pihak UIN, sekaligus KEMBARA.

Sayangnya, audensi virtual itu masih belum juga menemukan titik terang atau solusi dari dialog dan diskusi panjang tersebut.

“Audiensi ini berbelit-belit karena jajaran birokrat pemda saling melemparkan permasalahan dan tidak memberikan solusi yang pasti atas pertanggung jawaban mereka mengenai program ini. Hasil dari audiensi ini masih mengambang. Statement yang diberikan oleh Plt Bupati belum menjadi jalan keluar tetapi masih sama dengan tanggapan sebelumnya,” ujar Koordinator Mahasiswa UIN Penerima Basiswa, Toyib Farhan dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (1/3/2022).

Sebelumnya, Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan berusaha mencari titik terang dari masalah ini mendiskusikan kembali dengan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemda KBB untuk menemukan solusinya.

Kendati demikian, para mahasiswa masih belum puas dengan tanggapan dari Plt Bupati karena harus menunggu kembali hingga waktu yang tidak ditentukan. Meski begitu, mahasiswa akan tetap memantau perkembangan dan situasi serta menagih ucapan yang telah dilontarkan Plt Bupati Bandung Barat.

Ketua Umum KEMBARA, Deni Permana akan terus menagih pernyataan Plt Bupati yang akan secepat mungkin mengadakan rapat internal dengan OPD untuk menuntaskan kasus ini sebaik-baiknya.

“Sekaligus melakukan audiensi lanjutan secara tatap muka dengan seluruh pihak yang bersangkutan,” tandasnya. ***

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

To Top