Bupati Yayat Tarik Fasilitas Abubakar

SEREMONI: Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra bersama istri Dwina Candraasih potong tumpeng diacara peringatan hari kartini tingkat KBB di Kantor Bupati KBB, Rabu (24/4/2018).

NGAMPRAH- Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra mengaku mendapat tugas 100 persen melaksanakan kewenangan sebagi bupati pascapersoalan hukum yang menjerat bupati sebelumnya.

Tentunya sebagai bupati, Yayat berhak menarik semua fasilitas bupati Abubakar termasuk mobil dan lain sebaginya. “Sejak dilakukan penahan, semua fasilitas negara seperti mobil dan rumah dinas itu sudah distop, dan saya sudah diperintahkan itu. Kalo di luar itu tentunya akan berbenturan dengan undang-undang,” jelas Yayat disela peringatan harlah Satpol PP di Palza Pemkab Bandung Barat, Rabu (25/4/2018).

Yayat mengatakan, sejak bupati menjadi tersangka, dilarang menjalankan tugas dan segala kewenangannya. Namun soal pejabat ASN yang juga tersangkut hukum, Yayat mengatakan, tengah berproses dalam pengaturan soal income fasilitasnya sebanyak 50 persen. “Itu nanti setelah ada inkrah dari pengadilan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” sebutnya.

Fasilitas mantan Bupati Bandung Barat, Abubakar seperti rumah dinas, mobil dinas serta fasilitas lainnya tengah dalam proses penarikan secara fisiknya. “Masih dalam proses, untuk disimpan dimana fasilitasnya tengah kami pikirkan,” kata Yayat. Mobil dinas yang akan ditarik berupa Toyota Alphrad, dan Totoya Camry. Namun Yayat mengatakan, enggan menggunakan mobil mantan bupati Abubakar. “Boleh juga tapi enggak juga tidak apa-apa, bagi saya lebih enak menggunakan mobil yang lama,” tandas Yayat. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *