Cimahi Sukses Masuk Finalis Innovative Government Award

CIMAHI— Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mendorong inovasi dalam pelayanan publik kepada masyarakat kembali memperoleh apresiasi dari pemerintah pusat.

Kali ini, apresiasi tersebut diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Berdasarkan hasil pengisian Indeks Inovasi Daerah secara online/daring yang telah diselenggarakan hingga tanggal 20 September 2020, telah terhimpun sebanyak 14.897 inovasi yang dilaporkan oleh 485 pemerintah daerah.

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, usai mempresentasikan program-program inovatif Kota Cimahi secara daring di hadapan tim penilai gabungan. ft/vidio istimewa


Dari jumlah tersebut, sebanyak 192 pemerintah daerah masuk dalam predikat Terinovatif. Merujuk kepada Pasal 7 Ayat (2) Permendagri Nomor 104 Tahun 2018, beberapa daerah yang memenuhi peringkat hingga rentang tertentu akan diundang untuk mempresentasikan inovasi pada daerahnya masing-masing untuk mendapatkan penghargaan Innovative Government Award (IGA) dan/atau Insentif Inovasi Daerah Tahun 2020.

Berkenaan dengan hal tersebut, sebanyak 37 Pemerintah Daerah terpilih menjadi nominator dalam Tahapan Presentasi Kepala Daerah yang terbagi kedalam klaster Provinsi, Kabupaten, Kota, Daerah Tertinggal dan Daerah Perbatasan. Dalam hal ini, Kota Cimahi berhasil masuk kedalam salah satu dari total 12 finalis untuk tingkat Kota.

Selanjutnya, Kota Cimahi bersama daerah-daerah finalis lainnya diundang untuk memberikan paparan di hadapan Tim Penilai Tahapan Presentasi Kepala Daerah yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Lembaga Administrasi Negara (LAN), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia, Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Media dan UCLG-ASPAC.

“Kegiatan penilaian Innovative Government Award tahun ini merupakan keikutsertaan ke-2 kalinya bagi Kota Cimahi dan sebelumnya tahun 2019 juga berhasil masuk peringkat terbaik ke 5 secara nasional untuk ketegori perkotaan sehingga mendapatkan penghargaan dan memperoleh Dana Insentif Daerah (DID). Untuk tahun ini, Dari total 37 pemerintah daerah, konon katanya Cimahi sudah masuk ke 12 besar, kita posisi ke-9. Nah yang saya dengar kemarin itu,” ujar Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, usai mempresentasikan program-program inovatif Kota Cimahi secara daring di hadapan tim penilai gabungan baru-baru ini di Aula Gedung A Pemkot Cimahi.

Menurut Wali Kota Ajay, dari total 140 inovasi yang diajukan oleh Pemkot Cimahi, 57 diantaranya dinilai memiliki tingkat kematangan yang tinggi sehingga layak untuk dipaparkan di hadapan tim penilai. Sebagian besar Inovasi ini lahir dari riset yang dilakukan melalui kerjasama dengan perguruan tinggi, dengan disertai pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan dapat diukur capaiannya secara kuantitaif. Dari kesemua inovasi tersebut, kawasan Cimahi Techno Park masih menjadi andalan untuk mendulang nilai tinggi bagi Kota Cimahi.

“Kan kalau IGA itu menilai semua inovasi yang kita punya. Dari total 140 inovasi, yang diunggulkan yah tetap techno park, karena techno park itu kan banyak inovasi yang menghasilkan sesuatu yang luar biasa, tentang bagaimana kemampuan anak muda yang disinergiskan dengan ekonomi karena di situ terjalin transaksi ekonomi. Misalnya yang itu, super neli terus yang virtual mecc ada juga kerjasama dengan bisnis Singapura,” jelas Ajay.

Ditambahkan Wali Kota Ajay, pihaknya akan menyelenggarakan kompetisi Inovasi antar SKPD ke depannya sembari terus mengikuti ajang kompetisi inovasi di tingkat regional maupun nasional. Hal ini dilakukan demi menumbuh kembangkan ekosistem inovasi dan SDM Inovatif di lingkungan Pemkot Cimahi.

“Kita upayakan untuk bisa mempertahankan prestasi tahun lalu, bahkan bisa lebih baik lagi. Kalau menang, insentif DID nya lumayan besar. Tahun kemarin kan masuk 5 besar. Yah mudah-mudahan tahun ini jadi kesatu lah,” harap Ajay. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *