NGAMPRAH– Kabar salah seorang kepala bidang (Kabid) di Dinas Peternakan Pemkab Bandung Barat terindikasi terpapar corona sudah beredar luas di kalangan ASN Pemkab Bandung Barat maupun timses Akur.”Perternakan ditutup. Kantornya sudah dua hari,” ujar Yoni Herdiana salah seorang tim Akur kepada redaksi, Kamis (30//2020).

Kabar tersebut dibenarkan Sekretaris Dinas Peternakan KBB, Rachmat Suryadji. “Yang bersangkutan hasil swabnya belum keluar, dan dinas kami pun disemprot disinfektan oleh tim BPD dari kemarin,” ujar Rachmat ketika dihubungi, Kamis (30/7/2020).

Kendati penyemprotan disinfektan, Rachmat mengaku, pegawainya tetap ngantor seperti biasanya. “Insya Allah steril tidak ada klaster baru di sini dan kami tetap ngantor seperti biasanya,” ungkapnya.

Dinas Kesehatan melalui juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 KBB, belum dapat dimintai keterangan.

Sementara itu, Petugas BPBD dan Satpol PP KBB dilengkapi alat pelindung diri melakukan penyemprotan disinfektan ke setiap gedung perkantoran Pemkab Bandung Barat.

Sebanyak 20 petugas yang melakukan penyemprotan di setiap sudut ruangan. Mereka menggunakan pakaian khusus sebelum melakukan penyemprotan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dudy Prabowo mengatakan, penyemprotan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona setelah diindikasi salah satu pegawai Pemkab Bandung Barat terkonfirmasi positif COVID-19.

“Ada satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Bandung Barat diindikasi positif COVID-19.” kata Dudy

“Oleh karena itu kita lakukan penyemprotan ke setiap perkantor yang ada di Komplek Pemkab Bandung Barat,” tambahnya.

Menurut Dudy, pihaknya saat ini sudah melakukan koordinasi dengan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 KBB.

Dari penelusuran gugus tugas KBB, kata Dudy, dugaan sementara salah seorang PNS sudah mengadakan pertemuan dengan salah satu pejabat Pemprov Jabar beberapa waktu lalu.

“Yang bersangkutan telah mengadakan pertemuan dengan salah seorang pejabat di Pemprov Jabar beberapa waktu lalu, saat ini orang-orang yang kontak erat dengan yang bersangkutan termasuk seluruh karyawan di dinasnya telah dilakukan test swab,” tandasnya. ***

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *