Disoal GMBI, Kepala BKPSDM Jawab Kekosongan Jabatan Kadinkes KBB Saat COVID-19 “Menggila”

Pelantikan pejabat KBB secara virtual. ft istimewa

NGAMPRAH— Kepala Dinas Kesehatan KBB digeser menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Padahal saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19.

Itu menjadi sorotan para aktivis di KBB. Ketua Distrik LSM GMBI Kabupaten Bandung Barat, Fauzi mengaku miris dengan kondisi itu.

“Dinas kesehatan garda terdepan penanggulangan dan pencegahan Covid-19 kenapa dikosongkan? Ini akan menjadi kendala,” katanya kepada wartawan, Senin (12/2/2021).  Fauji berharap, kekosongan pejabat Kadinkes tidak terlalu lama.

Kepala BKPSDM KBB, Asep Ilyas menegaskan, jika dikosongkan jabatan kadinkes tidak bertedensi apa-apa. Keputusan itu kewenangan bupati selaku pembina kepegawaian. “Sebetulnya kalau kaitannya dengan politis dan lainnya saya yakin tidak ada. Itu dilakukan untuk mengoptimakan kinerja dinas tersebut,” ujarnya pada wartawan belum lama ini.

Ia juga mengatakan rotasi, mutasi dan promosi itu juga sebagai upaya penyegaran dalam lingkungan kerja.

Asep menjamin kekosongan itu tidak akan terlalu lama, karena pihaknya akan membuka lelang untuk jabatan yang kosong.

“Bukan hanya dinkes, akan kita gabungkan dengan damkar, badan kesbangpol, disnaker dan bapenda,” ujarnya.

Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama tersebut akan dilelang secara terbuka atau open bidding yang ditargetkan bisa rampung sebulan.

Untuk sementara, kekosongan jabatan itu akan diisi pejabat pelaksana tugas (Plt) sekitar 3 Februari 2021.

“Akan ditunjuk Plt, kemudian kami di BKPSDM bersama panitia seleksi setelah terbit rekomendasi dari KASN akan membuka untuk pengumuman seleksi terbuka di empat jabatan itu,” kata Asep. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *