PemerintahanRagam TerkiniSoreang

Disperkimtan Tunggu Kocoran Dana Presiden Rp 5 Miliar

Kepala Bidang Perumahan Disperkimtan Kabupaten Bandung, Ben Indra Agusta

SOREANG- Tahun 2018, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung rencananya akan menata rusunawa Jatisari Kutawaringin Kabupaten Bandung.
Penataan rusunawa itu, menunggu realiasasi bantuan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo senilai Rp 5 miliar.

Kepala Bidang Perumahan, Disperkimtan Kab Bandung, Ben Indra Agusta, mengatakan, bantuan presiden tersebut merupakan salah satu keberhasilan Kabupaten Bandung dalam menjalankan sebuah program.

Rencananya bantuan tersebut salah satunya akan dialokasi untuk menata Rusunawa Jatisari Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

“Penataan tersebut meliputi, ruang terbuka hijau, jalan, taman bermain lapang volley, tembok penahan tanah dan pembangunan lainnya yang sangat diperlukan dan akan dimanfaatkan oleh penghuni rusunawa,” terangnya, Selasa (16/1/2018).

Mengingat banyak warga Kabupaten Bandung yang sudah mendaftar dan menjadi penghuni rusunawa Jatisari Kutawaringin, Ben menjelaskan, prioritaskan dulu warga asal Kecamatan Kutawaringin setelah itu baru warga Kabupaten Bandung yang termasuk warga kategori pra kurang sejahtera.

Selanjutnya, warga yang telah menghuni selama tiga tahun, lanjut H. Ben Indra Agusta, kita akan membantu memfasilitasi dengan cara mengkredit rumah bersubsidi yang disediakan pemerintah.

Sementara itu, salah satu penghuni rusunawa, asal Desa Panyocokan, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Fendi mengucapkan, terimakasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah Kabupaten Bandung yang telah peduli dan menyediakan fasilitas rusunawa.

“Memang sekarang di lantai satu sudah ada masjid tapi kurang nyaman, alangkah baiknya untuk masjid terpisah kan lahan rusunawa masih luas jadi bisa dibangun masjid,” harapnya. (fen)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close