Djamu: Dewan Pendidikan Harus Berorientasi Pada Kompetensi

NGAMPRAH– PGRI KBB baru saja menyelenggarakan musda, meski sebelumnya tersebar rumor intervensi dari pihak penguasa dalam menentukan siapa yang akan memimpin organisasi ini pada periode selanjutnya.

“Saya perlu mengucapkan selamat kepada Asep Dendih dan kawan-kawan yang terpilih memimpin PGRI KBB. Tugas berat dengan dinamika organisasi yang menyertainya baik yang bersifat substantif maupun pengaruh lingkungan eksternal akan mewarnai kepemimpinannya,” ujar Pengamat Pemerintahan dan Politik Universitas Nurtanio (Unur), Djamu Kertabudhi, Jumat (6/10/2020).

Menurut Djamu, PGRI sebagai organisasi profesi, independen, non partisan dan jalinan hubungan dengan pemerintah senantiasa berproses melalui jalur kemitraan ini menjadi taruhannya.

Karena Asep Dendih merupakan bagian dari unsur sistem pemerintah daerah yang memegang jabatan Kepala Dinas Pendidikan KBB. “spanning of interest” akan selalu dihadapinya.

Selain itu, saat ini tengah berlangsung rekrutmen pengurus Dewan Pendidikan KBB yang baru. Peran Dewan Pendidikan dan PGRI berada di wilayah yang sama akan tetapi memiliki karateristik dan ruang lingkup yang berbeda. PGRI bersifat mikro, dan dewan pendidikan bersifat makro.

“Keduanya merupakan satu kesatuan bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di KBB. Kita lihat nanti siapa yang diangkat dalam kepengurusan dewan pendidikan ini, apakah lebih berorientasi pada kompetensi ataukah masih menganut paradigma lama,” pungkasnya. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *