DPMPTSP Sebut Proyek Perumahan RW 10 Leuwigajah Belum Berizin

CIMAHI – Izin proyek pembangunan perumahan di RW 10 Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan belum jelas. Kendati perizinannya belum selesai, namun pihak pengembang sudah melakukan tahap pengerjaan.

Pantauan di lokasi Selasa (24/4/2018), dua unit mobil keruk dan alat berat lainnya sudah beraktifitas. Bahkan pihak pengembang pun sudah membuat jalan untuk, akses pengangkutan material ke tempat yang rencanannya akan dijadikan perumahan.

Dengan adanya pembangunan perumahan yang dilaksanakan oleh, PT. Nur Mandiri Property sebagai pengembang, kemungkinan 6,3 hektar lahan hijau di Cimahi akan segera lenyap. Bagaimana tidak, nantinya di lahan itu akan berjejer perumahan sebanyak 463 unit  dengan berbagai tipe.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi, Meity Mustika, sejauh ini pembangunan perumahan tersebut belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Dalam aturannya, kalau belum memiliki IMB maka, tidak boleh ada aktifitas apapun,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, untuk perizinan pembangunan pihaknya sudah mengeluarkan izin prinsip, siteplan, dan Izin Perubahan Penggunaan Tanah (IPPT). Bahkan, saat ini pihak pengembang tengah mengajukan pengesahan gambar.

“Mereka (pengembang) mengaku sudah ada izin dari sesepuh Kampung Cireundeu,” katanya.

Kendati demikian, tidak semua warga Cireundeu menyetujui adanya proyek pembangunan perumahan itu. Sebab, mereka (warga) khawatir terjadi bencana alam yang bisa menyebabkan kerugian bahkan korban jiwa.

Akan tetapi, meskipun tidak semua warga setuju dengan pembangunan tersebut namun, pihak DPMPTSP menyetujui pembangunan tersebut. Bahkan, diklaim bahwa kajian teknis terhadap lingkungan yang dilaporkan pengembang disetujui karena, hasilnya bagus.

Untuk saat ini, IPPT dan izin lingkungan juga sedang proses di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai salah satu syarat penerbitan IMB. Selain itu, Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) juga sudah diperhitungkan.

“Jadi dari aspek tata ruangnya itu sudah ada kajian. Kenapa izin prinsipnya keluar, karena salah satunya sudah ada izin dari warga setempat,” pungkasnya.

Saat ini, meski belum memilki IMB dari Pemerintah Kota Cimahi, pihak pengembang sudah melakukan aktifitas pengerjaan proyek dengan membuat jalur untuk akses jalan menuju pembangunan. (mon)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *