Dua Jembatan Nyaris Ambruk, Masyarakat Rongga Bikin Gerakan Kumpulkan Sejuta Koin

Spanduk sindirian untuk pemerintah gara-gara jembatan tak kunjung diperbaiki. ft istimewa

RONGGA— Masyarakat Rongga-Bunijaya-Gununghalu memasang baligho di atas jembatan gantung peninggalan kolonial Belanda yang bertuliskan kekecewaan.

Celengan drum kumpulkan sejuta koin. ft istimewa



Baligho itu bertuliskan “Tong ngarep anggaran ti pemda da hese ngawujudna. Tong nungguan bantuan ti gubenur da moal apalen kasusahan lemur. Hayu urang babarengan ngumpulken sajuta koin ker ngabangun jembatan gantung”.

Seperti diketahui, dua jembatan gantung yang berada di Kecamatan Rongga menghubungkan antardesa antarkecamatan, bahkan antarkabupaten yaitu Desa Cibedug-Desa Sindangjaya-Desa Cilanggari sampai Cisokan Cianjur Selatan, dan jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Gununghalu yang merupakan jembatan penghubung tembus ke Ciwidey Kab. Bandung.

Anggota Komisi III DPRD KBB, Hilman, Spd.I mengatakan, kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan dan sering terjadi kecelakaan para pengendara motor ataupun pejalan kaki.

Apa yang menjadi kendala sehingga dua jembatan diarantep wae teu dibangun. Kalaulah yang menjadi kendala barkaitan dengan aset lamun tea mah masih aset PTPN nya kudu tanggung jawab atuh miarana. Saupami parantos janten aset Pemda KBB geuwat atuh geura bangun bisi kabujeng amruk pisan seueur kajantenan nu cilakana pan masyarakat mah tos mayar pajak kanggo ngabanguna,” kata Hilman disela rapat kerja komisi dengan mitra kerja Dinas PUPR di Bandung, pada Rabu (3/3/2021).

Dalam rapat itu, Hilman menanyakan langsung kaitan dua jembatan tersebut yang berada di Kecamatan Rongga dan di Kecamatan Gununghalu.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR, Adang Rahmat Safa’at menjawab dengan tegas, bahwa dua jembatan tersebut merupakan peninggalan kolonial Belanda sekarang sudah menjadi milik Pemda KBB, dan siap untuk direncanakan penganggaran di tahun 2022.

Anggota Komisi 3 dari Fraksi PDIP, Deni Setiawan menambahkan, dengan tegas kepada PUPR, anggaran pemeliharaan 2021 untuk diarahkan ke sana.

Anggota Komisi III yang lainnya, Alit Munawar pun mengatakan, bahwa jembatan gantung tersebut sudah dianggarkan dari dana hibah PLN upper Cisokan pada 2018-2019 tapi kenapa hilang seketika?

“Ahamdulillah di badan anggaran ada Pak Bagja Setiawan. Insya Allah dengan izin Allah cepat lambat pasti akan terlaksana, di komisi 3 ada Cibodas dan Sukaresmi di badan anggaran ada Neglasari di Komisi 4 ada Cikarunung,” pungkas Alit. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *