Enggak Punya Biaya Sehari-hari Selama Rawat Inap, Pepe Pasien Struk Dibawa Pulang Kembali

Anggota J Balad saat menjenguk pasien Pepe yang sakit diabetes. ft istimewa



CIKALONGWETAN– Pepe, 85 warga Kampung Tagog, Desa Ciptagumanti, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hanya bisa tergolek lemah di kasur di rumahnya. Dia mengalami luka di bagian punggung yang sudah bernanah. Pepe terserang diabetes disertai struk.

Anggota J Balad melakukan pertolongan untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikalongwetan.

“Karena kendala klasik, pihak keluarga gak ada biaya sehari-hari selama rawat inap akhirnya setelah penanganan pada luka di pinggul dan memberikan cairan infus juga resep obat pasien dengan berat hati kembali dibawa pulang atas keinginan keluarga,” ujar Ketua J Balad Arie Joehari, Minggu 18 April 2021.

Arie mengatakan, seharusnya penanganan orang sakit dari keluarga kurang mampu dilakukan oleh Petugas Kesehatan Masyarakat (PKM) dan Petugas Sosial Masyarakat (PSM) yang ada di wilayah masing-masing.

“Kami berharap semua RSUD di KBB bisa mempermudah urusan keluarga pra sejahtera. Hidup mereka sudah sangat sulit jangan dipersulit lagi,” tandas Arie. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *