Forum Wartawan Paciran Kabupaten Bandung Gelar Rakor

SUKSES: Forum Wartawan Paciran Kabupaten Bandung foto bersama usai rakor.

SOREANG- Forum wartawan Paciran Kabupaten Bandung telah sukses menggelar rapat koordinasi (rakor). Agenda rakor tersbut, membahas beberapa informasi dan isu sosial di sekitar Pasirjambu, Ciwidey dan Rancabali Kabupaten Bandung.

“Kita wilayah ini, diantaranya mengenai hubungan masyarakat terhadap pariwisata, pendidikan dan proyek spam gambung,” kata Wawan Sumarwan Ketua Forum Wartawan Kabupaten Bandung, di Villa Awun, Desa Tenjolaya, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/01/2018).

Menurutnya, pertemuan atau rapat tersebut merupakan salah satu agenda kerja jangka pendek Forum Wartawan Paciran Kabupaten Bandung

“Dalam agenda pertemuan rapat koordinasi kali ini selain bertukar pikiran dan pendapat, juga membahas beberapa informasi sosial di masyarakat juga isu sosial terkait kegiatan anggaran negara baik APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN,” ungkap Wawan dihadapan 25 pengurus dan anggotanya dari berbagai media cetak dan online.

Sementara itu, Fendy Khaeruddin, Sekretaris Forum Wartawan Paciran Kabupaten Bandung, maksud tujuan forum ini, yang sudah terbentuk selama tiga tahun, sebagai pemersatu mengingat laju pertumbuhan di wilayah Pasirjambu, Ciwidey dan Rancabali sangat pesat, baik dalam pembangunan maupun ekonomi.

Perlu pengawasan di setiap sektoral, maka keberadaannya control sosial dapat memberikan informasi kepada publik secara sehat mendidik dan objektif.

“Saya sangat yakin serta control sosial yang bersumber dari wadah apapun dan manapun pasti mampu memberikan informasi yang dapat saling membangun baik dari sektor Pemerintah, BUMD serta Swasta,” tambahnya.

Menurutnya, dalam agenda pertemuan rapat koordinasi yang digelar akhirnya disepakati untuk segera menidaklanjuti audensi bersama PDAM Tirtaraharja terkait proyek spam gambung. (fen)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *