Advetorial

Fraksi Golkar Dukung Pembangunan “The Little Madinah”

NGAMPRAH– Alun-alun Kecamatan Cililin mengusung koncep wisata religi. Sarana ruang publik itu bakal disulap jadi “The Little Madinah” sekaligus jadi ikon wisata religi di wilayah selatan.

Disebut The Little Madinah, karena Alun-alun ini bakal dibangun mengusung konsep ala Timur Tengah. Sejumlah fasilitas bakal dibuat diantaranya, lahan parkir, gedung informasi, menara, ampiteater, miniatur Alquran dan aksesoris lainnya.

Bahkan rencananya di kawasan tersebut juga bakal dibangun dan dilengkapi dengan adanya pusat oleh-oleh dan juga sentra jajanan UMKM KBB.

Anggota Fraksi Golkar DPRD KBB, Dadan Supardan mengapresiasi dengan gagasan Plt Bupati Hengky Kurniawan yang menjadi Alun-alun Cililin sebagai wisata religi.

“Pembangunan itu menjadi salah satu icon Cililin yang secara historis eks kewadana pusat dari pemerintahan. Jadi saya setuju dengan rencana pembangunan tersebut,” ujar Dadan yang juga pituin urang selatan KBB ini, Selasa (22/3/2022).

Setidaknya juga, sebut Dadan, pembangunan Alun-alun Cililin menjadi identitas bagi masyarakat di wilayah selatan yang religius dengan banyaknya pusat pendidikan pesantren.

“Ini juga menjadi cerminan di wilayah selatan yang konsisten penekanan pendidikan baik formal maupun pesantren ya pembangunan itu mengangkat Cicilin sebagi icon Kota Santri,” pungkas Ketua DPD Golkar KBB.

“Mudah-mudahan dengan dipercantiknya ruang publik di Alun-alun Cililin ini bisa bisa menjadi tujuan wisata, religi, kota santri dan aktifvitas masyarakat maupun ekonomi bisa berjalan dengan lancar,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan saat kegiatan peletakan batu pertama pada revitalisasi Alun-alun Cililin, Sabtu (19/3).

Dia menyebut, proyek ini menelan biaya Rp13 miliar. Rencananya pembangunan bakal rampung dalam 7 bulan ke depan.

Ia pun meminta masyarakat untuk tetap bersabar menunggu pembangunan Alun-alun tersebut selesai dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Mohon doanya mudah-mudahan pembangunan berjalan lancar sesuai harapan kita semua,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kimrum, Jarot Prasetyo menjelaskan, Pemkab Bandung Barat mengalokasikan dana untuk pembangunan tersebut sebesar Rp25 miliar.

“Sesuai harapan pak Plt Bupati pelaksanaan pembangunan pada bulan Februari. Dananya bersumber dari APBD kabupaten,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, nantinya Alun-alun bakal dilengkapi dengan sarana yang dinilai menjadi daya tarik tersendiri. Di antaranya keberadaan masjid, kubah dan yang lainnya.

“Nanti juga akan ada ampli theater atau dengan kata lain ada panggung terbuka yang dilengkapi tempat duduk nyaman,” pungkasnya. ***/adv

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

To Top