Gara-gara Jalan Rusak, Warga Batujajar Sebut Kades dan Camat ‘Buta dan Tuli’

KELUHAN: Warga bersama Ketua RW 9 Desa Galanggang Batujajar KBB, Endang Hermawan menunjukkan akses Jalan Raya Batujajar yang rusak berat bahkan kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas, Senin (7/5/2018).

BATUJAJAR- Gara-gara Jalan Raya Batujajar rusak berat, tepatnya tidak jauh dari Terminal Batujajar sekitar 300 meter, Sandi salah seorang tokoh pemuda setempat menyebut kades dan camat Batujajar ‘buta dan tuli’.

Tudingan Sandi bukan berarti kades dan camat buta mata dan tuli telinga secara fisik, namun kades dan camat Batujajar tidak mau mendengarkan asprasi warganya dan membiarkan jalan tersebut rusak. “Enggak mungkin lah kades dan camat tidak tahu soal kondisi jalannya yang rusak tersebut, kalau begitu kades dan camat tersebut kalau tidak buta ya tuli,” kata Sandi kepada ragam dengan nada sedikit tinggi, Senin (7/5/2018).

Bahkan Sandi menuding, jika kades takut akan intervensi dari Pemkab Bandung Barat dalam hal ini bupati. “Kades itu dipilih oleh rakyat. Ngapain takut sama bupati. Ya kalau tidak takut semestinya kades mengerahkan masyarakat untuk demo jalan rusak, ini malah tutup mata dan telinga membiarkan jalan tersebut rusak,” beber Sandi.

Dia pun tak akan peduli jika nanti dituding oleh aparatur setempat dicap sebagai propokator. Bahkan sebagai protes jalan yang dibiarkan rusak sejak 2012 dirinya menginjakan kakinya di Batujajar, Sandi akan menanam pohon pisang di jalan rusak itu sebagai aksi protesnya. “Depan mata saya, ibu-ibu pakai motor terjatuh di jalan rusak tersebut. Kalau tidak percaya tanya saja tukang dagang,ojeg,delman di situ,” tuturnya.

Sandi mengatakan, dirinya berbicara lantang di media, bukan ada maksud ingin mendapat proyek pengerjaan jalan yang rusak itu. “Saya ingin jalan bagus, buat kebaikan dengan nyawa saya kasihkan ibaranya,” katanya.

Abah Oyok,59 warga Kampung Warung Pulus RT 05/12 Desa Galanggang, Batujajar KBB, kondisi jalan yang berada di dua wilayah Desa Batujajar Barat dan Galanggang kondisinya suah lama dibiarkan rusak. Versi Abah Oyok rusaknya jalan sejak tahun 2010 dan sempat diperbaiki oleh mantan Kades Batujajar Barat. “Itu pun hanya tambal sulam namun saat inu belum juga diperbaiki,” sebutnya.

Endang Hermawan Ketua RW 9 Desa Galanggang, Kecamatan Batujajar KBB mengatakan, Dinas PUPR menjanjikan akan memperbaiki jalan yang rusak pada Maret lalu. “Sebetulnya jalan rusak hanya di situ dari mulai masuk Batujajar Barat hingga pangauban rusak berat,” katanya.

Titik kerusakan terberat di wilayah Galangang, sebut Endang, ada di
RW 14, 12, 9 dan 18 depan Desa Gelangang. “Kami hanya ingin jalan segera diperbaiki. Jadi jangan disangkut pautkan dengan kejadian persoalan hukum bupati saat ini, pelayanan masyarakat harus jalan terus,” tandasnya. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *