Gelar Refleksi Akhir Tahun, Edi Rusyandi Ajak Mahasiswa Kawal Pembangunan KBB

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jabar asal KBB ini saat Diskusi Refleksi Akhir secara virtual yang diadakan Keluarga Mahasiswa Kabupaten Bandung Barat (Kembara) Cabang Kota Bandung, belum lama ini. ft istimewa

PADALARANG— Anggota DPRD Jawa Barat Edi Rusyandi mengajak mahasiswa asal Kabupaten Bandung Barat untuk bersama-sama mengawal pembangunan Kabupaten Bandung Barat sesuai dengan cita-cita awal pemekaran daerah. 

“Sebagai putra putri yang lahir dari tanah air Bandung Barat, Mahasiswa harus berperan dalam arus sejarah KBB hari ini dan kedepan, mengawal jalannya pembangunan daerah sesuai dengan cita-cita awal pemekaran,” kata anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jabar asal KBB ini dalam Diskusi Refleksi Akhir secara virtual yang diadakan Keluarga Mahasiswa Kabupaten Bandung Barat (Kembara) Cabang Kota Bandung, belum lama ini.

Perjuangan KBB menjadi daerah otonom ini, lanjut Edi,  bukanlah perkara mudah. Namun merupakan perjuangan berat dan penuh pengorbanan. 

“Para tokoh, senior kita berjuang bersama masyarakat memekarkan diri agar kehidupan masyarakatnya lebih baik. Pendidikannya kesehatannya lebih baik. Kesejahteraannya juga. Kalau bukan kita yang mengawalnya, mustahil orang lain akan peduli,” ujar Edi yang juga Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Barat ini. 

Dewan Jabar asal Cipongkor ini mengharapkan agar Kembara sebagai wadah mahasiswa asal Kabupaten Bandung Barat dari berbagai kampus dan disiplin ilmu untuk senantiasa bersikap kritis dan turut berpartisipasi dalam setiap ruang kebijakan publik KBB, baik berupa kajian ilmiah maupun dengam kerja pendampingan sosial.

“Jangan takut kritis. Di Kembara ada potensi yang sangat melimpah. Lintas kampus dengan ragam disiplin ilmu. Sayang, jika potensi ini tidak berdaya guna”, sambung Edi. 

Edi mengungkapkan, setelah dimekarkan 13 tahun yang lalu KBB terus menampakan perubahan dan perbaikan sebagai daerah otonomi baru. Namun, masih banyak pekerjaan rumah terutama menyangkut pemenuhan hak-hak dasar warga masyarakat, pelayanan publik dan pemerataan pembangunan. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *