Sampah Pasar Tagog Padalarang Menggunung Bikin Merinding

PADALARANG— Sampah di Pasar Tagog Padalarang dibiarkan teronggok menggunung di tepi jalan tampat pembuangan sampah (TPS) di sana. Situasi musim penghujan ini, karuan saja bau menyengat di tambah lalat tak terelakan lagi membuat warga, pedagang dan pengguna jalan protes. “Warga Pos Wetan, Pos Kulon sama Gembol tos lieur ku bauna sampah. Di hari Minggu sampai sekarang belum di tarik,” kata Lili warga Padalarang kepada redaksi, Rabu (18/12/2019).

Staf Pelaksana UPT Kebersihan pada DLH KBB, Rudi Kuntadi┬ámengatakan, tidak diangkutnya sampah di Pasar Tagog Padalarang lantaran tidak ada armada truk sampah yang mengoprasikannya. “Sudah tiga hari supirnya sakit. Kemarin diangkut cuman satu hari karena lokasi TPA (Sarimukti) antre karena jalanan licin,” kata Rudi seraya menambahkan, jika pengangkutan sampah dilakukan setiap hari.

Gerah dengan protes warga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) KBB, Apung Hadiat Purwoko langsung memerintahkan anak buahnya untuk menurunkan dua unit truk sampah ke lokasi. “Hari ini dua unit mobil siap meluncir ke lokasi,” kata Apung.

Apung mengaku, pengangkutan sampah di Pasar Tagog Padalarang diangkut rutin satu minggu sekali. Namun, sebut Apung, karena volume sampah terlalu banyak, sehingga terjadi penumpukan. “Ada jadwal penarikannya seminggu sekali sesuai MoU dengan pengelola pasar,” katanya.

Karena posisi TPS Pasar Tagog Padalarang tepat di pinggir jalan raya Nasional, kata Apung, sampah itu bukan hanya dari pasar saja, namun warga sekitar ikut membuang sampah ke TPS tersebut . “Harusnya khusus sampah pasar. Tapi karena masyarakat ikut membuang volumenya jadi begini, ya kaya TPS umum,” ungkapnya.

Pihaknya saat ini tengah menunggu kepastian revitalisasi Pasar Tagog Padalarang. “Nanti kaya Pasar Lembang. TPS-nya di pisahkan antara yang masyarakat dan TPS pasar berada di dalam lokasi,” tuturnya. (wie)

editor M Bowie

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *