Ngamprah

Gerakan Tanam 1000 Pohon Bersama Sang Deklarator

PENATAAN: Kepala Dinas Kimrum KBB, Adang Rahmat Safa’at (keempat dari kanan) bersama sang deklarator Asep Suhardi (ketiga kanan) dan aktivis lingkungan Ade Ratmaja serta anggota PWI KBB Budi Hermansyah saat penataan taman Komplek Pemda KBB, Rabu (8/11/2017).

NGAMPRAH- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus mempercantik diri. Selesai pembangunan gedung, Pemkab Bandung Barat melalui Bidang Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Permukiman (Kimrum) Kabupaten Bandung Barat mulai melakukan penataan Komplek Pemda. Penataan dilakukan dengan melakukan penghijauan di sepanjang jalan menuju pemda. Tanaman yang ditanam berjenis Trembesi atau Ki Hujan.

Tampak Kepala Dinas Kimrum, Adang Rahmat Safa’at, sang deklarator KBB, Asep Suhardi, aktivis lingkungan Ade Ratmaja dan juga anggota PWI KBB Budi Hermansyah serta masyarakat ikut membantu penanaman pohon.

Kepala Dinas Kimrum KBB, Rahmat Adang Safa’at mengatakan, ada 1000 pohon yang ditanam untuk penataan taman Komplek Pemda KBB. Tentunya, kegiatan penamaman pohon tidak hanya terbatas di Kompleks Pemkab Bandung Barat akan tetapi menyebar hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat.

“Untuk penghijauan diperlukan gerakan yang terkoodinir melibatkan SKPD. Setiap SKPD berkoordinasi dengan camat dalam gerakan penanaman pohon ini,” katanya, Rabu (8/11/2017)?

Soal teknis penanaman, kata Adang, jenis pohonnya diserahkan kepada masing-masing wilayah karena setiap daerah memiliki karakteristik tanahnya sendiri. “Kan belum tentu yang ditaman bagus di kecamatan tertentu, bisa tumbuh baik di wilayah kecamatan lain,” paparnya.

Sementara itu, Sang Deklarator KBB Asep Suhardi mengatakan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari dukungan Pemkab Bandung Barat terhadap program pemerintah pusat yaitu gerakan menanam 1 miliar pohon. “Setiap daerah harus menanam pohon sesuai dengan jumlah penduduknya dikalikan empat pohon,” katanya. (wie)

Iklan Ragam Daerah
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

To Top