SOREANG- Golkar Kab. Bandung harus pecah dukungan di Pilkada Kab. Bandung. Bagaimana tidak, salah satunya sesepuhnya malah mendukung Pasang Cabup/Cawabup Dadang Supriatna (DS)-Sahrul Gunawan jelang pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung.

Alih-alih mendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung Partai Golkar yakni istri Bupati Kurnia Agustina dan Usman Sayogi, ratusan kader senior dan sesepuh Partai Golkar Kabupaten Bandung justru mendukung pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan yang diusung PKB-Nasdem-Demokrat.

Sesepuh Partai Golkar yang juga mantan Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung, H Hilman Sukiman mengatakan, sejumlah sesepuh dan ratusan kader senior Partai Golkar Kabupaten Bandung sepakat untuk mendukung dan memenangkan pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan. Hilman mengklaim mereka siap all out memenangkan pasangan DS-Sahrul Gunawan dia Pilbup Bandung.

“Kami para sesepuh, tokoh dan mantan pengurus Partai Golkar, mantan PK (Pengurus Kecamatan) dan mantan PD (Pengurus Desa) Golkar, mayoritas mendukung Dadang Supriatna,” kata Hilman saat ditemui wartawan usai silaturahmi dengan Dadang Supriatna di Cangkuang, Kabupaten Bandung, pada Selasa (1/9/2020).

Pria yang juga mantan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung tersebut mengungkapkan alasan sesepuh, kader senior dan mantan pengurus Partai Golkar di tingkat kecamatan dan desa akhirnya menjatuhkan dukungan mereka bagi pasangan DS-Sahrul Gunawan dibanding kepada pasangan Kurnia-Usman.

“Kenapa kami mendukung Dadang Supriatna? Karena dia (Dadang Supriatna) itu bukan orang asing bagi kami. Beliau itu kader Golkar. Pada jaman saya Ketua Golkar, dia Ketua Fraksi saya. Jadi wajar, saya sebagai mantan ketuanya mendukung kader saya,” ungkap Hilman.

Mantan anggota DPRD Jabar tersebut menyebut dukungan para kader senior dan mantan pengurus Partai Golkar se-Kabupaten Bandung tersebut bakal signifikan membantu kemenangan pasangan DS-Sahrul Gunawan. Sebab, kata dia, meski sudah tidak masuk lagi ke struktur kepengurusan Partai Golkar, para kader senior tersebut memiliki jaringan dan massa cukup besar untuk dikerahkan memenangkan pasangan DS-Sahrul.

“Meski bukan lagi pengurus, tapi mereka-mereka ini punya pengaruh dan punya massa. Yang dulu memenangkan Pak Obar dan Pak DN (Dadang Naser) kan mereka-mereka ini. Sekarang kami siap memenangkan Pak Dadang Supriatna,” tutur Hilman.

Disinggung apakah pihaknya tidak khawatir dicap tidak fatsun terhadap instruksi partai, Hilman mengaku tidak masalah. Sebab, kata Hilman, secara struktural pihaknya tidak lagi menjadi pengurus partai.

“Ini kan hak kami sebagai individu. Milih mah ka saha we (milih mah siapa aja). Kami mah tidak mendukung partai, tapi mendukung pribadinya. Sebab secara pribadi mah di Golkar juga ada yang mendukung Dadang Supriatna, ada yang dukung Nia. Dadang Supriatna ini kader Golkar juga,” beber dia.

Menanggapi dukungan dari sesepuh dan kader senior serta mantan pengurus Partai Golkar di tingkat kecamatan dan desa, calon Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku sangat bersyukur terhadap dukungan para kader Golkar terhadap dirinya tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para senior Partai Golkar yang telah memberikan dukungan kepada saya. Ini menambah semangat dan vitamin dalam pergerakan saya sehingga nanti tanggal 9 Desember kita menang menjadi Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Dadang Supriatna.

Pria yang akrab disapa Kang DS itu optimistis dukungan dari sesepuh dan kader senior Partai Golkar tersebut akan sangat berkontribusi untuk membantu kemenangan pasangan DS-Sahrul Gunawan di Pilkada Kabupaten Bandung.

“Dukungan ini diprakarsai para senior Partai Golkar. Koordinatornya H Hilman, mantan Ketua Golkar. Suka atau tidak suka, saya yakin banyak kader Golkar yang akan berjuang bersama kami untuk memenangkan DS-Sahrul Gunawan,” ungkap Kang DS.(***)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *