Hasil Survei Terbaru LSI Denny JA : Dadang-Sahrul 45,7%, Kurnia-Usman 28,2%, dan Yena-Atep 14,0 %

Paslon Nomor Urut 3 Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan di Pilkada Kabupaten Bandung 2020 /Tim Bedas

SOREANG– – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bandung nomor urut 3, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan masih konsisten mengungguli dua pasangan calon (Paslon) lainnya, Kurnia-Usman dan Yena-Atep dalam survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pada H-5 menjelang pencoblosan 9 Desember.

Tak ada pergerakan elektabilitas yang dinamis, karena semua kandidat dalam posisi dukungan yang relatif stabil.

Paslon Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan yang populer dengan sebutan BEDAS ini masih berada di posisi elektabilitas yang sama dengan survei dua minggu sebelumnya, yaitu 45,7%. Sementara, pasangan Kurnia-Usman harus puas di posisi kedua dengan tingkat elektabilitas sebesar 28,2% dan Yena-Atep 14,0%.

Sebelumnya pada survei dua pekan lalu, Dadang-Sahrul memiliki elektabilitas 45,9%, Paslon nomor urut 1 Kurnia-Usman 28,9% dan Paslon nomor urut 2 Yena-Atep naik dalam margin off errror dari 13,4% menjadi 14,0%.

Peneliti senior LSI Denny JA, Toto Izzul Fatah mengatakan survei menggunakan metodologi standar, yaitu multistage random sampling. Wawancara dilakukan dengan metode tatap muka menggunakan kuesioner, dengan jumlah responden sebanuak 1.050 orang responden dan margin of error 3,1%. Survei dilakukan pada periode 30 November sampai 1 Desember 2020.

“Dari pengalaman survei LSI Denny JA melakukan ratusan kali survei, posisi elektabilitas dengan selisih diatas 15 peraen dalam H-Seminggu menjelang pemungutan suara seperti terjadi di Kabupaten Bandung, biasanya tidak pernah mengubah posisi urutan pemenang. Pasangan nomor 3 Bedas yang akan menang,” ujar Toto dalam siaran pers yang diterima awak media, Sabtu (5/12/2020).

Menurut Toto, dinamika mungkin akan terjadi pada selisih perolehan suara yang lebih mendekati urutan di atasnya. Misalnya, bisa saja, Kurnia-Usman naik dengan elektabilitas di atas 30%, tapi cukup sulit untuk bisa menyalip Dadang-Sahrul yang memiliki elektabilitas di atas 45%.

“Hanya tsunami politik dan money politic yang biasanya mengubah drastis posisi elektabilitas seperti itu. Tapi tidak mudah bagi dua kompetitor Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan untuk membuat dia isu besar itu,” kata dia.

Sebab rumus umumnya, lanjut Toto, seperti berlaku pada tsunami politik, yaitu seberapa besar mayoritas publik tahu, dan seberapa mayoritas publik percaya. Begitu juga dengan money politic, jika tidak dilakukan masif, tentu tak akan banyak memberi efek signifikan.

Bahkan bisa jadi, alih-alih ingin mendongkrak suara, yang terjadi malah didiskualifikasi. Dengan kata lain, kata dia, sebaiknya semua kandidat berpikir ulang untuk melakukan praktik money politics. Sebab, selain akan merusak tatanan demokrasi, juga berpotensi pidana serta paslonnya bisa terkena diskualifikasi.

Dari temuan data terbaru LSI Network Denny JA, beberapa faktor penting yang membuat pasangan BEDAS ini konsisten di posisi elektabilitas tertinggi, yaitu 45,7%

“Karena Bedas memiliki dukungan yang relatif merata di semua segmen demografis baik gender, suku, agama, tingkat pendidikan, tingkat penghasilan, usia, profesi, pemilih partai, pemilih ormas dan bahkan dukungan setiap zona dapil,” ungkap Toto.

Di samping itu, dalam simulasi personal, elektabilitas Dadang Supriatna juga relatif aman di posisi 40%-an. Hanya, bedanya dengan dua pasangan lainnya, pasangan BEDAS ini mendapat suntikan elektabilitas yang cukup besar dari calon wakilnya, Sahrul Gunawan, yaitu 48,9%. Bandingkan dengan calon wakil lainnya, Usman Sayogi hanya 16,3% dan Atep Rizal 20,0%.

“Kenaikan elektabilitas pasangan BEDAS juga terjadi pada pemilih yang berkategori strong supporter, dari sebelumnya 24,5% menjadi 29,5%. Ini artinya, pasangan BEDAS sudah punya bekal suara militan 29,5% yang tak akan berubah sampai hari H pencoblosan. Bandingkan dengan modal suara militan pasangan Kurnia-Usman yang 19,6% dan Yena-Atep hanya 8,5%,” beber Toto. (*)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *