Heran Dua Tahun Guru Ngaji tak Dapat Insentif, Padahal Dewan Selalu Mendorong

NGAMPRAH–Insentif guru ngaji di KBB dihapus. Bagian Kesra Setda KBB menyebutkan, dua tahun ini guru ngaji tak terima insentif padahal sudah mengusulkan kepada DPRD KBB setiap tahun anggaran.

Apakah betul diganjal dewan? Wakil Ketua DPRD KBB, Ida Widaningsih membantahnya. Menurutnya dewan malah terus mendorongnya. “Kabag kesra jangan asal ngomong. Kita selalu mendorongnya setiap pembahasan anggaran,” kata politisi PDIP ini.

Menurutnya, sebuah kewajiban dari pemerintah untuk memberikan perhatikan kepada guru ngaji. “Bicara kebijakan ya kebijakan pemerintah sekarang dari dulu juga memang sudah ada kok insentif untuk guru ngaji,” katanya.

Ida pun mengaku heran kenapa dua tahun ini guru ngaji tidak ada insentif. “Mereka (guru ngaji) itu gak punya gaji. Mereka iklas gak pernah minta bayaran sepeser pun dari para santrinya,” katanya.

Sementara itu, Bagian Kesra Setda KBB menyebutkan, jika pihaknya sudah mengusulkan insentif tersebut kepada DPRD KBB.

“Setiap tahun anggaran kami selalu mengusulkan untuk intensif guru ngaji dan BOP MUI. Tapi sampai akhir tahun 2020 untuk intensif guru ngaji dan BOP MUI tidak ada. Kita hanya mengajukan dan mengusulkan, tetapi yang menentukan adalah beliau-beliau (dewan),” kata Kabag Kesra KBB, Asep Hidayatullah ditemui wartawan belum lama ini.

Asep juga mengakui, insentif guru ngaji yang berada di Kesra sejak 2019 dan 2020 tidak ada. “Dulu insensif buat guru ngaji itu adanya di disdik tapi dipindahkan ke Kesra dan di kami selama 2 tahun ini pun tidak ada anggaran,” ungkapnya.

Intensif guru ngaji setahun hanya Rp 300 ribu. Jika dirata- ratakan hanya Rp 25 ribu/bulannya untuk 12 ribu guru ngaji yang ada di KBB.

“Sangat ironis anggaran yang tidak seberapa sampai tidak ada selama 2 tahun ini dimana hati nurani pembuat kebijakan,” kata Asep. Tak hanya insentif guru ngaji yang hilang BOP MUI untuk desa dan kecamatan selama 2 tahun ini sudah tidak ada. “Terutama tahun ini karena Covid-19 maka tidak ada anggaran. Insya Allah akan kami usulkan kembali tahun depan,” pungkasnya. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *