PADALARANG– Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan (HK) kembali bikin gebrakan. Melalui seminar ‘Koperasi Ekonomi Kerakyatan Hengki Kurniawan, menggandeng ema-ema (ibu-ibu) memberikan solusi agar bisa keluar dari bank keliling atau pinjaman online.

HK menyampaikan, seminar digagas berawal dari ema-ema yang curhat pada dirinya. Bahkan, HK mengaku miris, curhatan itu, hingga membuat kebanyakan ema-ema stres hingga nyaris bunuh diri. “Mereka (ema-ema) pemahaman hukumnya terbatas, stres ditagih-tagih dipermalukan, dan hari ini kita berikan solusi sedikit menenangkan bahwa jangan stres pada saat tagihan hutang tersebut,” kata Hengki ditemui usai seminar yang berlokasi di Balepare Kota Baruparahyangan Padalarang, KBB, Minggu (5/1/2020).

Namun ketika ditagih utang piutang itu, HK menyarankan, agar mempunyai itikad baik bahwa mau bayar hutang-hutangnya. Selain itu, solusinya menjual aset untuk menututup utang piutang. “Setelah itu ayo kita bangkit bersama koperasi gotong royong,” katanya.

Bicara soal konsep koperasi gotong royong, HK menyampaikan, jika konsep itu merupakan gerakan ekonomi kerakyatan dengan berbasis silaturahmi.

“Misalkan anggota koperasi yang ingin punya rumah kita bantu dengan cara yang mudah menyicil kepada koperasi. Begitu juga yang ingin buka usaha warung kecil-kecilan kita bantu dari segi permodalannya,” ungkapnya.

Kendati begitu, HK mengatakan, ada syarat yang diajukan kepada anggota koperasi yang hendak meminjam modal usaha. “Kita lihat, apakah bisnisnya sudah berjalan atau belum juga laporan keuangannya seperti apa. Jika layak punya semangat dan jujur akan kita berikan modal bahkah kita kasih suport lebih barang dari kita,” terangnya.

Gerakan ekonomi rakyat HK tersebut murni ide dan gagasan tanpa campur tangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) KBB. (wie)

Editor M Bowie

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *