SOREANG– Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bandung Raya, khususnya Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung, Rabu (22/4) mulai pukul 00.00, sejumlah persiapan dimatangkan.

Diantaranya membangun posko untuk pelaksana gugus tugas Covid19 yang terdiri dari Tim Kesehatan, Polisi, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Seperti yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Cimenyan, dimana kecamatan ini juga berbatasan langsung dengan Kota Bandung dan Bandung Barat. Salah satunya, persiapan dilakukan aparat Kelurahan Cibeunying, Kacamatan Cimenyan. Aparat dan masyarakat piket kantor untuk membangun posko dan berbagai macam keperluan untuk cek poin. ” Seijin Kapolsek Cimenyan, saya Bripka Yusef Rusdiyana selaku Binmas Kelurahan Cibeunying, Eman Sulaeman (security PDAM Kota Bandung), Agus Riyana dan Gunawan (Linmas Cibeunying) serta H. Wawan Darmawan (tokoh masyarakat) turut ambil bagian dalam persiapan pemberlakukan PSBB ini. Bahkan piket kami lakukan sebagaimana arahan Lurah Cibeunying Bapak Asep Rahayu SH dan Kapolsek agar betul-betul pelaksanaan cek poin berjalan tanpa hambatan,” ujar Yusef Selasa (21/4) malam.

Dia menjelaskan, kordinasi masih terus dilakukan bersama stakeholder kesehatan jelang pemberlakukan PSBB tersebut. Sebagaimana diketahui bahwa Cimenyan termasuk salah satu dari 7 lokasi yang akan dilaksanakannya PSBB karena berbatasan langsung dengan Kota Bandung. “Untuk Kelurahan Cibeunying Kecamatan Cimenyan, ada tiga wilayah jalan utama yang menjadi titik cek poin. Yakni wilayah timur, tengah dan barat. Untuk wilayah Timur, kami lakukan cek poinnya di Timur Jalan Bojongkoneng, di Tengah jalan Awiligar dan Barat di jalan Ligar Raya,” terangnya. Sementara itu dia mengatakan Jalan Awiligar- Bojong Kacor, adalah jalan raya yang bersentuhan langsung dengan Kota Bandung. Lokasi di jalan raya tepat di depan Kantor Kelurahan Cibeunying, menjadi salah satu titik cek poin untuk pemberlakukan PSBB Rabu (23/4).

Sebagaimana dikatakan tokoh Kelurahan Cibeunying H.Wawan Darmawan, untuk betul- betul memutus mata rantai tak penyebaran Covid19, masyarakat harus disiplin. Artinya diam di rumah, menggunakan masker dan selalu jaga jarak untuk melawan penularan Virus Corona.” Mari kita bersama-sama mencintai kesehatan diri kita masing- masing. Dengan tinggal di rumah dan selalu disiplin terhadap imbauan pemerintah, maka kita yakin virus Corona akan sirna. Kita akan menjadi pemenang dan keluarga akan kembali menjalankan aktivitasnya seperti sedia kala, tanpa bayang-bayang virus Corona. Maka dari itu mari kita patuhi aturan PSBB ini agar semuanya tidak lagi menjadi korban keganasan virus berbahaya ini,” harap Wawan.

Berdasarkan pemantauan wartawan di lapangan, selain di Cimenyan, posko juga dibangun di sejumlah lokasi yang sudah dipersiapkan dengan matang. Terlebih lokasi menuju arah ibukota Kabupaten Bandung, Soreang. Masing-masing pembangunan Posko di pintu keluar Tol Soreang, Desa Parungserab, Jalan Cibaduyut Desa Cangkuang Kulon dan Jalan Kopo- Bihbul Desa Margahayu Tengah.

Adapun yang berbatasan dengan KBB posko dibangun di Patrol, desa Jelegong Kecamatan Kutawaringin. Semua dibangun dengan tenda praktis berukuran 4 x 6 meter berlatar warna merah dan putih. (***)



Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *