Ini Janji-Janji Paslon Dadang-Sahrul di Akhir Masa Kampanye Pilbup Bandung

Calon Bupati/Wakil Bupati Bandung, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan. ft istimewa

SOREANG— Calon Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna memiliki sejumlah program unggulan yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

Salah satu yang menjadi program rencana aksi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan nomor urut 3 ini pada bidang pemerintahan.

Dadang Supriatna menyebutkan 270 kepala desa beserta perangkat desa, Kepala Dusun, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) akan mendapatkan jaminan pelayanan berupa penghasilan tetap (siltap) setiap bulannya.

Pasangan calon ini pun akan memberikan perhatian khusus kepada belasan ribuan guru ngaji, RT, RW serta Linmas berupa pemberian uang stimulan pada setiap bulannya.

“Tidak lagi diberikan setiap enam bulan sekali, melainkan akan diberikan setiap bulan untuk membantu kebutuhan ekonomi perangkat desa mulai dari kepala desa, BPD dan aparatur yang ada di desa masing-masing di Kabupaten Bandung,” kata Dadang Supriatna kepada wartawan di rumahnya di Jalan Sapan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/12/2020).

Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna yang sempat menjadi Ketua RT dan Kepala Desa Tegalluar selama dua periode ini sudah tahu persis bagaimana kondisi riil yang ada di lingkungan pemerintahan desa, dari mulai pendapatan tetap hingga kondisi ekonomi sehari-harinya yang harus mendapatkan perhatian prioritas.

“Untuk itu, jika kami dari Paslon Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan mendapat amanah menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bandung pada 9 Desember 2020 yang hanya tinggal beberapa hari lagi masa pencoblosan, tentunya kami memiliki keinginan dan harapan yang besar untuk memperhatikan pendapatan tetap aparatur desa dan menaikkannya sesuai dengan Perundang-Undangan yang berlaku. Karena saya sebagai mantan kepala desa tahu persis dan merasakan langsung bagaimana kondisi di desa,” kata Kang DS.

Kang DS yang sempat menjabat Anggota DPRD Kabupaten Bandung dua periode dan menjadi Anggota DPRD Provinsi Jabar ini juga akan memberikan jaminan pelayanan kesehatan melalui pelayanan keanggotaan BPJS (Badan Pelayanan Jaminan Sosial). Keanggotaan BPJS itu didapat secara gratis, untuk kebutuhan pelayanan kesehatan perangkat desa.

“Kembali kita katakan lagi, pendapatan tetap perangkat desa itu akan diberikan setiap bulan. Tidak lagi menunggu pencairan selama enam bulan. Adanya perubahan teknis pemberian pendapatan tetap itu sebagai upaya menangkap aspirasi dari banyak pihak, bahwa perangkat desa harus mendapatkan perhatian khusus. Dengan pemberian pendapatan tetap setiap bulannya, untuk menghindari kerawanan kebutuhan ekonomi bagi mereka, selain mencegah tindak pidana korupsi,” paparnya.

Rencana aksi yang disuarakan pasangan calon Dadang-Sahrul di hadapan masyarakat luas jelang akhir masa kampanye Pilbup Bandung, yaitu sampai hari Sabtu 5 Desember ini, kata Kang DS, ia akan mengoptimalisasi tunjangan kinerja bagi aparatur sipil negara dan/atau PNS dengan berbasis kinerja.

“Kita akan meningkatkan insentif dan perlindungan kesehatan melalui BPJS kesehatan atas dedikasi kepala desa, perangkat desa, kepala dusun, ketua RW, ketua RT dan anggota Linmas,” ungkapnya.

Lebih penting lagi, diungkapkan Kang DS, pihaknya akan memfasilitasi pembentukan Kabupaten Bandung Timur sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan.

“Membangun jaringan internet di seluruh pelosok Kabupaten Bandung untuk mewujudkan smart village, selain pelayanan KTP, KK dan administrasi kependudukan lainnya 1 x 24 jam,” katanya.

Untuk meningkatkan pembangunan di pelosok, Kang DS mengungkapkan, pihaknya akan meningkatkan kerjasama antar daerah dalam pembangunan daerah perbatasan.

“Mendorong percepatan serah terima fasilitas sosial dan fasilitas umum dari pengembangan properti,” tuturnya.

Kang DS menyebutkan, untuk meningkatkan pelayanan, Kang DS menyebutkan, pihaknya akan mengkoordinasikan pembangunan dan pelayanan masyarakat dengan pemerintah provinsi dan pusat. “Satu hal lagi untuk menciptakan perubahan di Kabupaten Bandung, kita akan meningkatkan kerjasama dengan Perguruan Tinggi,” ungkapnya.

Sejumlah pihak berharap, dengan hadirnya pasangan muda calon kepala daerah ini dapat membawa perubahan untuk Kabupaten Bandung yang lebih baik.

Bahkan ada pihak yang mengungkapkan, hadirnya Dadang-Sahrul ini untuk menjemput takdir sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2021-2026. Berharap kehadiran Dadang-Sahrul ini menjadi bagian dari perubahan untuk menuju Kabupaten Bandung yang lebih maju dan berkembang.

“Pasangan Dadang-Sahrul ini untuk perubahan Kabupaten Bandung. Kita akan menjadi bagian dari perubahan di Kabupaten Bandung dengan melahirkan wajah dan sosok pemimpin baru di Kabupaten Bandung,” kata para pendukungnya. (***)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *