Hukum

Jadi Tersangka, Arsan Ngaku Belum Tahu

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif. Ft ist

RAGAM DAERAH– Pj Bupati Bandung Barat (KBB), Arsan Latif mengaku belum menerima surat dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait penetapan dirinya sebagai tersangka yang tertuang pada surat (Pidsus-18) Kajati Jabar bernomor TAP-58/M.2/Fd.2/06/2024 tertanggal 5 Juni 2024. 

Meski demikian, Arsan menyatakan akan menjalani proses hukum sesuai dengan mekanisme yang ada. “(Penetapan tersangka kasus Pasar Cigasong, Majalengka?) Saya belum terima (surat penetapan tersangka) nanti kita serahkan semua mekanisme yang ada. (Informasi penetapan tersangka?) Belum tahu,” kata Arsan saat dimintai keterangan oleh awak media, Rabu 5 Juni 2024.

Arsan Latif juga membantah dirinya aktif menginisiasi penyusunan Peraturan Bupati Majalengka tentang Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Mitra Pemanfaatan Barang Milik Daerah berupa Bangun Guna Serah (BOT), dengan memasukkan ketentuan persyaratan di luar ketentuan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 dan PP Nomor 27 Tahun 2014. 

Menurutnya, tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak ada keterlibatannya dalam proses pelelangan.

Arsan juga membantah menerima kompensasi selama pengurusan pembuatan Peraturan Bupati Majalengka terkait Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Mitra Pemanfaatan Barang Milik Daerah berupa Bangun Guna Serah.

“Tidak ada,” tegasnya terhadap sangkaan ia dan keluarganya telah menerima uang melalui transfer bank.***

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top