AdvetorialBandung BaratNgamprahPemerintahan

Kaleidoskop KBB 2017 : Hebat..! Seabreg Prestasi Disabet KBB di 2017

PRESTASI: Sekda Bandung Barat, Maman S Sunjaya mewakil Bupati Bandung Barat, Abubakar saat menerima penghargaan pejabat pimpinan tinggi madya teladan 2017 dan Anugrah KSN Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Gedung LAN Jakarta, Kamis malam (28/12/2017).

NGAMPRAH- Torehan prestasi berupa sejumlah penghargaan yang didapat oleh Kabupaten Bandung Barat sepanjang tahun 2017 patut diapresiasi. Kabupaten yang baru menginjak usia 10 tahun ini, mampu bersaing dengan kabupaten/kota lainnya di Indonesia untuk menjadi kabupaten terbaik di berbagai bidang yang sudah diraih.

Torehan prestasi yang cukup membanggakan seperti, Kabupaten Bandung Barat berhasil menyandang predikat sebagai kabupaten yang peduli anak. Hal itu terbukti dari Penganugerahan Kabupaten Layak Anak dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana S. Yembise pada acara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2017 di Pekanbaru Riau beberapa waktu lalu.

Selain itu, Kabupaten Bandung Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, 4 desa di Kabupaten Bandung Barat meraih penghargaan program Perpuseru Tingkat Nasional. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan komitmen desa yang menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Empat desa tersebut, yaitu Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipeundeuy yang meraih penghargaan Perpuseru Nominasi Perpustakaan Desa Terbaik. Dua desa lainnya, yaitu Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar dan Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas yang meraih penghargaan Perpuseru Nominasi Video Impact Terbaik.

Penghargaan tersebut diberikan di Yogyakarta belum lama ini. Kabupaten Bandung Barat menyisihkan daerah lainnya dari Provinsi Jawa Barat, Yogyakarta, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Selain penghargaan tersebut, KBB juga meraih beberapa penghargaan lainnya, yaitu Perpuseru Nominasi Lapak Jongkok Terbaik (Dinas Kearsipan dan Perpustakaan KBB), Perpuseru Nominasi Koreografi Terbaik, dan Honorable Mention Penghargaan Perpuseru (Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan KBB).

Prestasi lainnya, datang dari
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap 57 daerah otonom pembentukan 2007-2009. Tercatat empat daerah meraih nilai sangat tinggi, 42 daerah masuk kategori nilai tinggi, 10 daerah nilai sedang dan satu daerah meraih nilai rendah. Penilaan berdasarkan data evaluasi kinerja penyelenggaraan Pemda sesuai PP Nomor 3/2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, dan Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada DPRD dan LPPD Pemda. Keempat daerah yang meraih nilai sangat tinggi masing-masing Kabupaten Bandung Barat dengan skor (3.2589). Kemudian Toraja Utara (3.0728), Tangerang Selatan (3.0338) dan Kota Sungai Penuh (3.0242).

Baru-baru ini, Kabupaten Bandung Barat juga meraih penghargaan Swasti Saba Wistara dari Kementerian Kesehatan. Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat ini merupakan penghargaan tertinggi yang diraih, setelah memenuhi lima tatanan yang dinilai oleh tim penilai dari Kemenkes beberapa bulan yang lalu. Lima tatanan tersebut meliputi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, kawasan pemukiman sarana dan prasarana umum, kawasan pariwisata sehat, kawasan sarana lalulintas yang tertib dan pelayanan transportasi, ketahanan pangan serta gizi. Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila F. Moelok kepada Bupati Bandung Barat, Abubakar.

Penghargaan lainnya yang diraih di antaranya, Juara I Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Barat. Penghargaan Kabupaten Cukup Penduli Hak Asasi Manusia. Juara I TTG unggulan dan Kominfo Award Juara I Kategori Pemerintah Daerah dari Lomba Inovasi LPSE dan Juara I Kategori Komunitas Relawan TIK.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat, ini semua berkat partisipasi semua untuk menjadikan Kabupaten Bandung Barat lebih baik dengan sejumlah penghargaan yang diraih selama ini,” kata Bupati Bandung Barat Abubakar.

Menurut Abubakar, raihan prestasi ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat untuk mendukung segala pembangunan dan program yang sudah disusun oleh pemerintah daerah. Sehingga, penghargaan ini tentu ditujukkan juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat. “Keberhasilan dan prestasi tidak bisa diraih tanpa ada dukungan antara pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya. (adv)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close