Kasus Baru, 17 Orang Reaktif COVID-19 di KBB

NGAMPRAH– Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali merilis data konfirmasi baru COVID-19, Selasa (13/10/2020).

Setidaknya ada 17 warga reaktif COVID 19. Meraka berasal daru Desa Tanimulya, Kec. Ngamprah 2 orang, Desa Cililin. Kec Cililin satu orang, Desa Cihanjuang Rahayu. Kec Parongpong satu orang, Desa Padalarang Kec. Padalarang 12 orang, Tugumukti Kec. Cisarua satu orang, Desa Batujajar Barat Kec. Batujajar satu orang, dan satu orang dari Desa Pataruman Kec. Cihampelas.

Sementara data per kecematan tanggal 13 Oktober 2020 sebagai berikut:

1. Kec. Cikalongwetan aktif 4, sembuh 2 meninggal 1.

2. Kec. Cipendeuy aktif 1

3. Kec. Cipatat Aktif 4 sembuh 6

4. Kec. Saguling sembuh 3

5. Kec Cipongkor sembuh 1

6. Rongga nihil

7. Gununghalu nihil

8. Sindangkerta nihil

9. Cililin aktif 1 sembuh 14

10. Cihampelas aktif 4 sembuh 15

11. Batujajar aktif 4 sembuh 32

12. Padalarang aktif 21, sembuh 43, meninggal 1

13. Ngamprah aktif 16, sembuh 58

14. Lembang aktif 32, sembuh 7 meninggal 2

15. Cisarua aktif 2 sembuh 4

16. Parongpong aktif 7, sembuh 30, meninggal 2.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Hernawan Widjajanto membenarkan 17 kasus baru reaktif COVID-19.

“Ya Itu kontak erat pak WS keluarga/saudara-saudaranya,” kata Hernawan.

Soal penetapan zona merah sebelumnya berdasar pada data COVID-19 KBB yang dirangkum oleh GTPP Jabar Hernawan menyebutkan, ada ketidak singkronan antara data pihaknya dan provinsi.

” Itu yang menyebabkan KBB masuk dalam kategori zona merah kemarin,” ungkap Hernawan.

Penyebab KBB masuk zona merah lantaran GTPP COVID-19 Jabar berpatokan pada alamat KTP orang positif COVID-19. Selain itu rumah sakit dan laboratorium yang melakukan swab test langsung melapor ke pusat tanpa kroscek ke daerah.

“Rumah sakit dan laboratorium ini sistem laporannya online langsung ke pusat. Sehingga ada sekitar 100 kasus bertambah yang KTP KBB, tapi tinggalnya sudah tidak di KBB. Sekarang kita masih dalam proses validasi alamat,” sebutnya. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *