NgamprahPeristiwaRagam Terkini

Kecelakaan Cijamil Diduga Human Eror, Dikabarkan Seorang Bayi Tewas

NGAMPRAH– Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kir pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB), masih melakukan investigasi tragedi kecelakaan tabrakan beruntun lalu lintas di Jalan Raya Cisarua Kampung Cijamil, Desa Cilame KBB, Rabu (18/12/2019).

“Kita masih melakukan pengecekan data visual di lapangan. Investigasi selanjutnya tunggu dari kepolisian,” ujar Kepala UPT Pengujian Kir Dishub KBB, Heri Arifin.

Untuk memastikan, apakah ada kerusakaan sistem di kendaraan truk tersebut atau human eror, pihaknya mesti membongkar dulu bagian rem kendaraan. “Tapi dilihat secara visual roda-roda kendaraan kerimg tidak ada kebocoran rem,” ungkapnya. Nah apakah dinyatakan kelebihan muatan? Heri juga tidak bisa memastikannya karena truk itu hanya bermuatan kain. “Yang jelas mobil Jakarta. Biasanya human eror sopir yang tidak tahu medan di sini (Cijamil),” sebutnya.

Seperti diketahui, tabrakan beruntun di jalan Cisarua Kampung Cijamil Rt 03 Rw 15 Desa Cilame Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat tawaskan seorang bayi perempuan usia 2 tahun, Rabu (15/12/2019) sekitar pukul 13.00. Sementara dua orang lainnya luka berat dan ringan.

Berdasar info relawan di lapangan, korban dibawa ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyan dengan kondisi meninggal seorang bayi (2), Pria (28) luka berat dan Wanita luka ringan.

Kronologis kejadian tersebut berawal ketika truk bermuatan bahan kain boneka bernopol B 9248 IE melaju menurun dengan kecepatan tinggi.

Tetapi mendadak rem blong saat tiba di perempatan yang kemudian menabrak tiga mobil yang berada di depannya sekaligus. Tiga mobil tersebut langsung ringsek dan hancur.

Kendaraan Dumtruck bernopol B 9248 IE melaju dari arah Cisarua dikarenakan rem blong.

“Saya lihat, truk itu dari arah atas melaju dengan kecepatan tinggi. Kondisi jalan memang menurun,” ujar Asep Suhendar ketika ditemui dilokasi

Asep mengatakan, truk tersebut langsung menghantam tiga mobil yang berada didepannya. Diantarnya, dua mobil Pick Up salah satunya bernopol D 1094 ADX dengan kondisi hancur. Sementara satu mobil truck dengan nomor polisi D 8680 UC yang membawa ayam .

“Kami tadi sedang masang tenda untuk acara UMKM besok dan saya kaget ketika terjadi tabrakan. Saya langsung masuk ke dalam,” ucapnya.

Sementara itu, Bahri (45), supir truk mengaku, dari atas sebelumnya rem tidak blong. Namun, tiba diperempatan mendadak remnya blong.

“Mau dibanting ke kiri, tadi takut ada rumah. Karena sudah tidak terkendali, akhirnya saya terpaksa menabrak mobil di depan hingga tiga mobil,” ungkapnya.

Dalam pantauan korban ada lima orang sudah dilarikan ke Rumah Sakit Kota Baru Parahyangan. Sementara itu, Petugas Laka Lantas dari Polres Cimahi langsung ke TKP. (wie)

editor M Bowie

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close