Ketua Komisi IV DPRD KBB Ida Widianingsih bersama warga Jambudipa saat mendatangi kantor PDAM Tirtarahadja.

NGAMPRAH- Ketua Komisi IV DPRD KBB, Ida Widianingsih bersama masyarakat pendukungnya warga Jambudipa, Kecamatan Cisarua, KBB, nampkanya sudah mulai hilang kesabaran.

Pihak PDAM Tirtaraharadja menyepelekan tuntutan warga, agar air bisa ngocor lantaran hampir dua bulan ini air yang mengocor ke warga RW 2 Jambudipa dalam seminggu cuman sekali. Bahkan, apabila dalam minggu ini tidak ada penyelesaian, Ida bersama warga pendukungnya, siap aksi unjukrasa ke Kantor PDAM Tirtarahadja di Cileutik Cimahi Utara.

“Kita atas nama warga Kecamatan Cisarua menuntut PDAM untuk membuat MoU pembagian air dimusim kemarau digilir minimal konsumen kebagian 2-3 jam dalam sehari,” kata Ida ditemui disela rapat paripurna DPRD KBB di Lembang, Senin (25/6/2017).

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Abubakar mengatakan, PDAM Tirtarahardja, tidak bisa seenaknya mengelola air yang sumber mata airnya berada di wilayah Bandung Barat. “Seharusnya PDAM bisa memperhatikan kebutuhan masyarakat Bandung Barat karena pelanggannya juga sebagaian besar masyarakat Bandung Barat,” kata Abubakar.

Orang nomor satu di KBB ini tidak mau, terhentinya pelayanan PDAM dengan alasan debit air menurun, malah akan menimbulkan konflik di masyarakat. “Kita tidak mau itu terjadi. Maka dari itu, saya mengimbau kepada pimpinan perusahaan PDAM Tirtaraharadja segera menyelesaikannya,” tandas Abubakar. (wie)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *