Cisarua

Ketua Komisi IV DPRD KBB Ontrog PDAM Tirta Rahardja

Ketua Komisi IV DPRD KBB Ida Widianingsih bersama warga saat mendatangi Kantor PDAM Tirtaraharja di Cileutik Cimahi Utara, Sabtu (23/9/2017).

CISARUA- Hampir dua bulan ini, warga Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan sekitarnya, tidak mendapatkan pasokan air dari PDAM Tirtarahardja. Padahal, sebagain warga lainnya mendapatkan pasokan air dari PDAM.

Karuan saja, kondisi itu membuat berang warga RW 02 Jambudipa yang tidak ngocor airnya. Kebetulan, warga yang berang tersebut merupakan warga di tempat tinggal Ketua Komisi IV DPRD KBB, Hj. Ida Widianingsih.

Bersama warga, politisi PDIP ini langsung mendatangi lokasi Kantor PDAM di Cileutik Cimahi Utara. Namun saat datang ke kantor PDAM, dalam keadaan tutup. Tapi menemukan aktivitas tangki air yang tengah mengisi air. Diduga air tersebut, diperjual belikan oleh Koperasi PDAM.

“Di PDM ada koperasi, nah tangki tersebut dijual belikan,” kata Agus Djakaria warga RW 02 Desa Jambu Dipa, Kecamatan Cisarua.

Menurut Agus, warga tidak mempermasalahkan air diperjual belikan oleh pihak PDAM. “Kemungkinan pipa yang ke Cimahi yang diperjual belikan, tapi kan pipanya satu jalur dari sumber mata air di Cijengel Komando,” sebut pensiunan PDAM Tirtaraharja ini. Agus mengaku heran warga RW 03 Jambudipa yang lokasinya berada si atas RW 02 air dari PDAM selalu ngocor. “Mungkin empat tahun lalu warga si sana pernah ngamuk ke PDAM sehingga takut, dan tidak pernah kekurangan air, masa kami harus begitu juga,” ancamnya.

Ketua Komisi IV DPRD KBB, Ida Widianingsing mengatakan, mendatangi kantor PDAM bersama warga setelah ada aduan dari masyarakat.

“Kita paham debit air menurun disaat kemarau ini, tapi harus ada solusi minimal ada pembagian waktu pembagian air ke kamasyarakat,” sebutnya.

Ida menyesalkan, pihak PDAM masih melayani pemasangan pipa pelanggan baru di tengah kemarau. “Pasanganya juga mahal sekitar Rp 2,8 juta dengan janji air selalu ngocor, tapi buktinya mana,” sebutnya. Jika tidak ada solusi dari PDAM pihaknya bersama dinas terkait akan memanggil pihak PDAM Tirtaraharja yang masih menjadi aset Kabupaten Bandung ini. (wie)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close