“Kicauan” Kubu Lawan Muskab IPSI KBB Langgar AD ART, Asep Hendra Bilang : “Sudalah Jangan Bikin Gaduh”

NGAMPRAH– Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) terpilih Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Hendra menanggapi dingin “kicauan” kubu lawan, jika Muskab IV IPSI KBB melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga atau yang biasa disebut AD/ ART.

Ft atas: Penyematan bendera pataka kepada Ketua IPSI KBB, Asep Hendra. Foto bersama usai Muskab IV IPSI. Ft istimewa.



“Ketika panitia penjaringan calon memberikan persyaratan saya mah ikuti saja tidak protes tidak apa-apa saya mengikuti saja,” kata Asep Hendra kepada redaksi, Minggu (18/10/2020).

Menurutnya, tim penjaringan calon sudah berkerja secara independent dan profesional melakukan penjaringan sesuai dengan mekanisme aturan oraganisasi.

“Tim penjaringan punya kewenangan sendiri saya enggak bisa intervensi,” katanya.

Kicauan itu pun, Asep Hendra menganggapnya wajar bagian dari proses demokrasi dalam berorganisasi.

“Namanya orang ada suka tidak suka puas tidak puas itu mah hal yang wajar buat saya sebagai calon terpilih. Dulu juga Prabowo tidak puas ketika dikalahkan oleh Jokowi,” selorohnya.

Dia menegaskan, panitia sudah bekerja maksimal menjalankan amanat organisasi sesuai dengan AD ART IPSI. Asep Hendara juga mengatakan, prosesi Muskab IV IPSI yang dilaksanakan di Desa Cipandeuy, Kecamatan Padalarang memenuhi standar protokolor kesehatan COVID-19.

Asep Hendra juga menyinggung, kubu lawan hadir dalam proses Muskab IV IPSI KBB. “Kenapa kalau tidak sah mereka hadir memberikan sambutan juga mengikuti sidang sampai beres. Kalau memang melanggar ADART seharusnya tinggalkan saja, keluar,” ungkapnya.

Dirinya juga menyesalkan, kekecewaan kubu lawan tidak dibicarakan dalam forum. “Itu yang saya sesalkan. Padahal Ketua IPSI Jabar juga sekum termasuk wakil-wakil ketua dan pengurus IPSI kota/kab se-Jabar sudah mengucapkan selamat kepada saya. Artinya tidak sembarangan kalau saya melanggar ADRT tidak akan mengucapkan selamat berarti kan sudah sah,” tuturnya.

Ucapan selamat juga, kata Asep Hendra, tidak hanya datang dari keluarga besar IPSI namun juga datang dari beberapa cabang olahraga lain. “Sudahlan jangan bikin gaduh di Bandung Barat. Kasian pejabat Bandung Barat kalau terus dibikin gaduh seperti ini dan saya sebagai ketua IPSI terpilih siap bekerjasama dengan pemerintah daerah,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Paguron Mekar Patali Wargi (MPW), Ayi Mukti protes soal persyaratan Bakal Calon Ketua Umum IPSI Kab. Bandung Barat periode 2020-2024.

Bahkan Ayi menyebutkan, jika Muskab IV IPSI KBB tidak sesuai dengan AD RT organisasi. Lantas apa yang dilanggar? Dari awal rekrutment, penyelenggaraan di tata tertib tidak dijalankan.

“Saya melihat pelaksanaan muskab rurusuhan. Kayanya ada muatan lain dengan alasan gak punya dana dan segala macamnya,” kata Ayi yang juga Bakal Calon (Balon) Ketua Umum IPSI KBB kepada ragam daerah, Minggu (18/10/2020). ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *