Kisruh Musda Golkar KBB Berujung di Mahkamah Partai, Pengesahan Komposisi Personalia Ditunda

NGAMPRAH– Mahkamah Partai Golkar akhirnya menanggapi aduan calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB), Dadan Supardan.

Surat bernomor B-57/MP-GOLKAR/IX/2020 meminta kepada DPD Partai Golkar Jawa Barat untuk menunda dan tidak meneribitkan surat keputusan DPD Jawa Barat tentang pengesahan komposisi dan personalia DPD Partai Golkar KBB masa Bakti 2020-2025 hasil musda sampai putusan pokok perkara berkekuatan hukum tetap.

Mantan Wakil Sekretaris DPD Golkar KBB, Daday Nurhidayat menyambut baik dengan adanya surat dari Mahkamah Partai Golkar tersebut. “Kami sebagai kader Golkar menyambut positif mahkamah partai mau menerima pengaduan dari bawah artinya demokratisasi di interen partai berjalan,” ungkap Daday, Jumat (18/8/2020).

Pihaknya menyerahkan apa pun yang menjadi putusan mahkamah partai. Namun Daday meminta agar putusan tersebut jangan politis tapi harus realistis jangan mengorbankan aturan yang sudah dibuat.

“Mahkamah partai juga harus nertral tidak condong ke salah satu calon bisa melihat
fakta-fakta yang mengadu maupun yang diadukan. Apa pun hasilnya kami sebagai kader akan menerima putusan mahkamah partai,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, Muswarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) ricuh. Sebanyak 13 dari 16 Pengurus Kecamatan (PK) DPD Partai Golkar KBB walk out dalam sidang yang berlangsung di DPD Golkar Jawa Barat, Minggu (30/8/2020). Dua PK yang tidak walk out hanya Sindangkerta dan Parongpong. Sisanya kompak walk out.

Mereka mengindikasi musda penuh rekayasa menyalahi AD RT Partai. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *