Kurban dari Pemda Diberikan Berupa Uang

Sekda Bandung Barat, Maman S Sunjaya ketika rapat koordinasi jelang Idul Adha.

KBB R.A.D.A.R- Ketua Korpri Kab. Bandung Barat, Maman S. Sunjaya mengimbau para anggotanya yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kab. Bandung Barat untuk berkurban yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hanya saja, jika tahun-tahun sebelumnya, kurban didistribusikan berupa domba atau sapi, untuk tahun ini, diberikan dalam bentuk uang yang akan diterima langsung para panitia resmi penyembelihan hewan kurban yang tersebar diseluruh pelosok daerah.

“Kita berkaca dari kasus tahun-tahun sebelumnya, ternyata banyak kendala yang dialami pendistribusian hewan kurban, mulai dari pengiriman yang membutuhkan ongkos kirim, perawatan hingga bobot hewan kurban yang tidak sesuai dengan ketentuan,” kata Maman.

Menurut Maman, jika diberikan dalam bentuk uang, akan mempermudah pendistribusiannya, karena dibelikan langsung oleh panitia penerima hewan kurban.

“Perlu dipahami, bahwa imbauan ini bukanlah bentuk pembebanan melainkan sebuah perbuatan yang harus dilakukan secara iklas sebagai sebuah ibadah untuk membersihkan diri dari berbagai kotoran,” kata Maman ketika memimpin rapat persiapan Idul Adha di Ruang Rapat Sekda, Gedung Utama Komplek Pusat Perkantoran Pemerintah Kab. Bandung Barat, Kec. Ngamprah belum lama ini.

Mengenai besaran harga, pada rapat tersebut disepakati bahwa harga hewan kurban (domba/kambing) dibagi menjadi 2 kelas. Untuk domba/kambing kelas 1 sebesar Rp. 3.500.000/ ekor, sedangkan kelas dua sebesar Rp. 3.000.000/ ekor.

” Imbauan ini hanya diwajibkan kepada para pejabat esselon 2, 3 dan 4 yang ada di lingkup dinas dan tidak berlaku untuk kecamatan karena bertugas sebagai pengawas pendistribusian di lapangan. Tapi tidak menutup kesempatan bagi para staf lainnya yang ingin turut menitipkan uang kurban,” tandasnya (wie)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *