Latihan Pencak Silat Mencegah Penyakit Gagal Organ & Menurunkan Angka Kematian

Bakal Calon Kepala Desa Kerta Jaya, Deri Sulaiman (tengah) saat menyaksikan kegiatan rutin latihan pencak silat warga Kertajaya. ft istimewa

PADALARANG– Kegiatan latihan seni bela diri pencak silat, rutin dilakukan warga Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Setidaknya kegiatan latihan itu dilakukan dua kali dalam seminggu yang diikuti oleh anak-anak, remaja dan orangtua.

Seperti latihan rutin pada hari Minggu (21/3/2021). Nampak hadir juga Bakal Calon Kepala Desa Kertajaya, Deri Sulaiman. Deri mengaku, lewat pencak silat berarti sama dengan melestarika budaya bangsa ini.

“Saya ingin ke depannya juga bisa ngamumule budaya pencak silat yang ada di Desa Kertajaya dan berharap bisa jadi salah satu budaya yang bisa dibanggakan di Desa Kerta Jaya,” kata Deri.

Ki Sumarna pelatih pencak silat yang ada di Desa Kertajaya mengatakan, rutin latihan pencak silat, akan membuat tubuh menjadi lebih energik dan bugar.

Latihan Pencaksilat warga Kertajaya yang dihadiri Bakal Calon Kepala Desa Kertajaya, Deri Sulaiman.



Sebuah penelitian dari Jurnal Revista Española de Cardiología menunjukkan bahwa latihan fisik secara teratur dapat memberikan banyak manfaat tubuh.

“Pencak silat umumnya melibatkan banyak gerak fisik seperti gerak tubuh bagian atas dan bawah, serta teknik pernapasan. Latihan fisik seperti ini bisa menurunkan faktor risiko penyakit kardiovaskular. Misalnya seperti diabetes melitus, hipertensi, serangan jantung, dan masih banyak lagi,” tutur Ki Sumarna.

Sebuah penelitian juga menyebutkan, bahwa mengambil aktivitas fisik dengan intensitas sedang (minimal 30 menit selama 5 hari per minggu) atau intensitas tinggi (selama 20 menit 3 hari per minggu) sebagai dasar rutin harian dapat mencegah penyakit gagal organ dan menurunkan angka kematian. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *