MCN Kecam Majelis Taklim Kota Baru yang Akan Menghadirkan Felix Siauw

foto dokumen pribadi
Koordinator Majelis Cinta Negeri (MCN), Edi Rusyandi

CILILIN- Majelis Taklim Kota Baru Parahyangan rencananya akan menghadirkan Felix Siauw. Dalam publikasi Majelis Taklim Kotabaru Parahyangan, Felix Siauw dijadwalkan akan mengisi acara pada tanggal 23 Mei 2018 dalam program spesial Ramadan.

Felix Siauw selama ini dikenal sebagai sosok yang getol mengkampanyekan konsep politik khilafah yang bertentangan dengan Pancasila dan mengancam keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sudah sangat jelas Felix Siauw itu muatannya kampanye politik yang bertentangan dengan ideologi bangsa. Baik melalui mimbar-mimbar maupun media sosial. Kita sangat menyayangkan di Bandung Barat diberikan ruang itu. Apa tidak ada lagi ulama atau ustadz yang lain di Bandung Barat,” ujar Koordinator Majelis Cinta Negeri (MCN), Edi Rusyandi dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Senin (21/5/2018).

Menurut Edi, keberadaan konsep politik khilafah yang secara organisasi diusung oleh Hizbuttahrir Indonesia (HTI) telah dinyatakan pemerintah sebagai organisasi terlarang dan telah resmi dibubarkan melalui Perppu No 2 tahun 2017 dan gugatannya telah ditolak PTUN.

“Seharusnya kebijakan pemerintah ini didukung oleh masyarakat termasuk Majelis Taklim Kota Baru Parahyangan. Bukan pada persoalan pengajiannya. Karena mereka kampanye politik itu salah satunya menggunakan forum-forum pengajian. Ini seolah diberikan ruang dan angin bagi mereka,” sebut Edi.

Pihaknya berharap, panitia program kegiatan Special Ramadhan Majelis Taklim Kotabaru Parahyangan menimbang ulang kehadiran Felix Siauw dengan menggantinya oleh yang lain.

“Rencananya kami akan berkoordinasi dengan sejumlah ormas dan aparat terkait untuk menyampaikan penolakan kehadiran Felix Siauw di Bandung Barat,” tegasnya.

Edi menyarankan, panitia menggantinya dengan ulama yang lain. “Jangan berikan ruang orang-orang yang mengancam kedaulatan bangsa kita. Di Bandung Barat masih banyak para ulama yang kompeten menyampaikan ajaran Islam secara baik selaras dengan ideologi bangsa kita,” tandasnya. (**/wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *