Politik

Nyaleg, Surat Hengky Mundur Sebagai Bupati Dipertanyakan 

Ini surat pengunduran diri Bupati Bandung Barat. Ft istimewa

RAGAM DAERAH—Surat pengunduran diri Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan beredar lewat whatsApp yang dikirim salah seorang anggota dewan kepada redaksi Ragam Daerah. Surat bersifat penting yang dibuat pada tanggal 13 Juli 2023 ditujukkan kepada Ketua DPRD KBB. 

Isi surat tersebut, Hengky mengajukan pengunduran diri sebagai Bupati Bandung Barat masa bhakti 2018-2023 karena mengikuti pencalonan Angota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Tahun 2024.  

Surat dibuat dalam keadaan sadar tanpa ada paksaan dari pihak manapun sebagai bahan proses lebih lanjut.  

Dikonfirmasi, Hengky membenarkan dirinya sudah melayangkan surat pengunduran diri sebagai bupati kepada Ketua DPRD KBB. 

“Sudah sebagai persyaratan untuk daftar calon tetap,” kata Hengky ditemui usai paripurna di Hotel Novena Lembang, Selasa 15 Agustus 2023.  

Soal nomor urut, Hengky menyebutkan, dirinya mengusulkan agar bisa mendapatkan nomor urut dua di pencalonan DPR RI. “Masih diusulkan nomor urut dua. Tapi berapa pun nomor urutnya kita maksimalkan bekerja untuk masyarakat untuk dapil KBB dan Kabupaten Bandung,” tuturnya.  

Sementara itu, Pengamat Pemerintahan dan Politik dari Universitas Nurtanio (UNUR), Djamu Kertabudhi mempertanyakan copy surat pengunduran diri Hengky Kurniawan sebagai Bupati Bandung Barat sebagai syarat pencalonan sebagai anggota DPR -RI tertanggal 13 Juli 2023 yang ditujukan kepada Ketua DPRD KBB.  

“Pertanyaan substansial adalah apakah proses pemberhentian  Hengky Kurniawan sebagai Bupati Bandung Barat dalam konteks pensyaratan sebagai calon DPR-RI atau dalam rangka akhir masa jabatan?,” tanya Djamu.  

Apabila memperhatikan Peraturan KPU No.3 Tahun 2022 Tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu 2024, bahwa pendaftaran bacaleg dari 1 s/d 14 Mei 2023. Kemudian dilakukan verifikasi administrasi dokumen bakal calon dan pengajuan perbaikan dokumen sampai dengan 6 Agustus 2023 dan penetapan DCS tanggal 19 Agustus 2023.  

Selain daripada itu, berdasarkan Peraturan KPU No.10 Tahun 2023 Tentang Pencalonan DPR, DPRD Prop./Kab/Kota pada  pasal 14 bahwa khususnya bagi Kepala Daerah saat pendaftaran bacaleg harus melampirkan Surat Pengunduran diri yang dilengkapi tanda penerimaan dari pejabat yang berwenang (Sekwan/Pimpinan DPRD).  

“Selanjutnya SK Mendagri tentang Pemberhentian Bupati Bandung Barat harus disampaikan ke KPU saat proses pencermatan dari DCS ke DCT pada bukan September-Oktober 2023,” ungkapnya.  

Yang lebih unik, kata Djamu, adalah saat ini DPRD KBB sedang menyelenggarakan proses pemberhentian Hengky Kurniawan sebagai Bupati Bandung Barat dalam rangka akhir masa jabatan.  

Ternyata berdasarkan info dari pihak dewan bahwa Surat pengunduran diri  Hengky Kurniawan sebagai Bupati Bandung Barat dalam rangka pensyaratan pendaftaran bacaleg tertanggal 13 Juli 2023 ini, baru diterima dewan hari Senin Kemarin tanggal 14 Agustus 2023. Kejadian semacam ini apakah sebuah kekhilafan, atau ada unsur kesengajaan ?  

“Karena konsekwensi dari keterlambatan surat ini,  DPRD KBB tidak dapat menindaklanjutinya karena sudah melampaui jadwal waktu yang ditentukan KPU.  Sekiranya proses pengajuan surat pengunduran diri ini dikirimkan ke DPRD KBB tepat waktu, maka sudah barang tentu proses pemberhentian  Hengky Kurniawan sebagai Bupati Bandung Barat dapat dilakukan dalam konteks pengunduran diri karena mencalonkan sebagai bacaleg DPR-RI, atau setidaknya proses pembahasan waktunya  bersamaan dengan proses pemberhentian akhir masa jabatan,” pungkasnya. ***   

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top