NGAMPRAH– Ketua DPC PKB KBB, Asep Dedi yakin tongkat kepemimpinan, baik di eksekutif maupun legislatif pada event politik 2024 bisa lahir kader murni Nahdlatul Ulama (NU)

Kunci itu, kata Dedi, lantaran KBB merupakan basis dari Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah. “Ini merupakan modal utama bagi kita semua, para kiai, santri dan ulama bersama kita,” kata Dedi dalam orasi politik Tasyakur Harlah ke-22 PKB di Kantor DPC PKB, Ngamprah, Sabtu (25/7/2020).

Namun, sebut Dedi, tongkat kepemimpinan di KBB bisa tercapai dengan kebersamaan untuk melahirkan Bupati/Wakil Bupati KBB dari kader NU. “Saya sangat yakin itu,” tegasnya.

Dedi berharap, PKB dengan usia 22 tahun, dengan kebersamaan mengapai cita-cita melahirkan kader untuk duduk di eksekutif. “Modal kita apa? Ya modal kita kebersamaan dengan para kiai dan ulama,” tandasnya.

Ketua PC NU KBB, Agus Mulyadi berharap, diharalah PKB antara anak dan orangtua bisa bersinergi. “Artinya partai internal dulu baru partai lain silakan,” ungkapnya. Hadir pada kesempatan itu Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal juga seluruh Anggota Fraksi PKB DPRD KBB dan alim ulama KBB. ***

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *