APBD KBB Naik Rp 2, 783 Triliun, Malah Diserap Dewan Rapat di Kota Bandung

Anggota DPRD KBB saat menggelar rapat paripurna. Seringnya anggota DPRD KBB rapat di Kota Bandung menjadi sorotan masyarakat.

PADALARANG- Seringnya DPRD KBB rapat di hotel Kota Bandung mendapat sorotan. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) Kabupaten Bandung Barat (KBB) gerah soal itu. Bagaimana tidak, seringnya DPRD KBB rapat di luar KBB, sebagian Pendapatan Asli Daerah (PAD) KBB Rp 540 miliar dari APBD Rp 2, 783 triliun akan tersedot untuk Kota Bandung.

“Berkali-kali DPRD KBB melakukan kegiatan pembahasan di Kota Bandung,
dewan selalu bicara tentang efesiensi dan target PAD, tapi berulang kali dewan selalu melakukan kegiatan di Kota Bandung,” ujar Ketua LSM Geram, Deccky David Karwur di Padalarang, Rabu (27/9/2017).

Deccky menyayangkan, dengan kebijakan dewan yang melakukan rapat di Kota Bandung itu. “Ini adalah penghianatan terhadap konstituen dan daerah, ternyata dewan tidak paham, apa itu PAD buat KBB
mereka berkontribusi lewat PAD Kota Bandung bukan untuk PAD KBB,” sebutnya.
Diakhir komentarnya Deccky menyatakan,
tolak semua kegiatan dewan yang dilakukan di Kota Bandung.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Abubakar mengaku bersyukur dianggaran perubahan ini ada kenaikan APBD KBB sekitar 15 persen atau sekitar Rp 2,783 triliun yang sebelumnya Rp 2,5 triliun.

“Peyerapannya anggaran sekitar 65 persen, serta dalam dana alokasi umum dan dana alokasi khusus, kita sangat ketat tiap bulan kita laporkan perkembangan karena tidak mau terlambat,” kata Abubakar.

Abubakar mengaku tidak mau penyerapan anggaran seperti tahun sebelumnya pada akhir tahun. Makanya, belanja dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) ini, tendernya didahulukan untuk mengejar penyerapan anggaran di bulan Oktober dan November. “Jadi apa yang kita khawatirkan terkena finalti belanja di 2017 bisa kita minimalisir,” tuturnya.

Dalam pembahasan anggaran perubahan ini, kata Abubakar, pihaknya sepakat dengan DPRD KBB dilalukan secara terus menerus sehingga tidak melampaui di bulan September, dan awal Oktober nanti sudah ketok palu untuk anggaran perubahan. “Karena selanjutnya kita harus mengajar target untuk anggaran murni 2018,” tandasnya. (wie)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *