PDIP KBB Meradang Laporkan Video Viral Penghinaan Terhadap Partainya

JUMPA PERS: Bendahara DPC PDIP KBB Jejen Zaenal Arifin didampingi Kuasa Hukum DPC PDIP KBB, Jelly C Supriadi, S.H. M. Hum saat jumpa pers ujaran kebencian yang ditujukkan kepada partainya.

CIPENDEUY- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Bandung Barat (KBB) melaporkan viral video pengajian ujaran kebencian terhadap PDIP di Kampung Ciwaru RT 01/09 Desa Bojongmekar, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dalam video viral berdurasi 1 menit 51 detik itu, ustad tersebut dengan menggebu-gebu menyebutkan di depan ribuan masyarakat agar membenci PDIP bahkan memusihi PDIP.

Dalam video itu juga, ustad tersebut menyebutkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri disebut dengan kata-kata yang tidak semestinya. “Saya tidak butuh suara umat Islam di pemilu,” kata ustad itu dalam video viralnya. Bahkan ustad tersebut memprovokasi jika orang Islam yang memilih PDIP adalah munafik.

Bendahara PDIP, Jejen Zaenal Arifin mengaku, dirinya mendapat video itu dari kadernya saat menyaksikan ceramah tersebut. “Saya mendapat video itu dari kader saya, dan kebetulan ada dua anggota DPRD KBB turut diudang dalam pengajian itu,” kata Jejen saat jumpa pers di DPC PDIP KBB, Jumat (27/4/2018).

Jejen menyebutkan, bahwa kegiatan pengajian itu yang dihadiri salah satu calon bupati KBB bertemakan salawat untuk Bandung Barat. “Mungkin saja yang mengundang itu salah satu tim sukses paslon karena dihadiri oleh paslon yang bersangkutan. Di situ juga disebutkan pilih saja calon nomor dua jangan pilih calon dari PDIP,” kata Jejen.

Jejen mengatakan, pengajian itu sebagai Ketua Panitianya adalah ustad Asep Habib dengan pencermahnya Muhammad Alidrus yang berasal dari Kota Bogor.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Politik Hukum dan Keamanan DPC PDIP KBB,
Jelly C. Supriyadi S.H. M.Hum mengatakan, pihaknya melaporkan masalah tersebut ke Panwaslu KBB dan Polresta Cimahi bahkan ke Polda Jabar.

“Ini jelas ujaran kebencian kepada partai kami, dan ini juga bentuk responsif kami atas aduan dari rekan yang melaporkan video tersebut,” sebut Jelly.

Jelly menduga motif itu untuk menyerang paslon demi kepentingan paslon yang lainnya. “Saya sudah saunding ke DPD PDIP Jawa Barat bahkan ke PDIP karena ini menyangkut Ketua Umum kami juga dan partai,” tandasnya. (wie)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *