Pelaku Pengancaman Bawa Ular, Kadis PUPR Lari Ketakutan

Pelaku J membawa barang bukti ular saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Rabu (7/10/2020). Ft istimewa

CIMAHI – Aksi pelaku yang mengancam Kepala Dinas (Kadis) PUPR KBB dengan membawa ular piton, berakhir di balik jeruji.

Pelaku berinisial J pun terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara. Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti baju yang dipakai pelaku seperti dalam video, dan ular sanca kembang panjang 4 meter seberat 50 kg.

Pengakuan J kepada petugas saat gelar perkara di Mapolresta Cimahi.



“Pelaku dijerat dengan Pasal 368 subsider Pasal 211 subsider pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman dari satu tahun hingga maksimal sembilan tahun penjara,” kata Wakapolres Cimahi Kompol Aris Wibowo didampingi Kasatreskrim AKP Yohannes Redhoi Sigiro saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Rabu (7/10/2020).

J diciduk petugas berdasarkan video viral juga atas dasar laporan dari Kepala Dinas PUPR KBB, Anugrah. Mendapat laporan itu, petugas bergerak cepat mencari pelaku. Kurang dari 10 jam berhasil diringkus tak jauh dari wilayah Padalarang tanpa perlawanan.

Menurut Aris, awalnya pelaku J bertemu dengan Kadis di lobi Kantor PUPR. Karena takut dengan ular yang dibawa pelaku, kadis pun lari masuk ke dalam ruangannya dengan mengunci pintu dari dalam.

Melihat Kadis PUPR ketakutan, pelaku malah mengejar sembari memaksa staf di ruangan Kadis PUPR untuk membukakan pintu, pelaku pun merangsak masuk setelah pintu berhasil terbuka, terjadilah aksi pengancaman tersebut.

“Pelaku dalam keadaan sadar dan tidak di bawah pengaruh minuman keras,” kata Aris.

Kepada petugas, pelaku J melancarkan aksinya itu untuk mempertanyakan proyek yang dikerjakan di Kampung Cijeungjing Padalarang. Proyek yang baru dikerjakan tersebut sudah rusak kembali dan tiga bulan belum diperbaiki lagi, sementara masyarakat banyak yang menanyakan kapan akan diperbaiki.

“Ke Kadis mau nanyain proyek yang rusak di kampung saya Cijeungjing. Alasan bawa Arnold (nama ular sanca miliknya) buat nakut-nakutin,” ucapnya seraya menyebutkan jika ular tersebut sudah dipeliharanya selama empat tahun.


Seperti diberitakan, aksi pelaku yang mengancam Kadis PUPR KBB videonya sempat viral di media sosial. Palaku J pun nyeleneh dengan membawa ular sanca ke ruangan kepala dinas sambil marah-marah gebrak meja meminta jatah proyek. ***

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *